Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

Lagi-lagi, Balon Api Palestina Dibalas Serangan Jet Tempur Israel ke Jalur Gaza

Sejumah jet tempur Israel menyerang dua target di Jalur Gaza, Palestina pada Sabtu (7/8/2021) pagi. Militer Israel mengatakan serangan udara itu seba

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Kobaran api membumbung tinggi seusai jet tempur Israel menggempur Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (7/8/2021) jelang pagi. 

SERAMBINEWS.COM RAMALLAH - Sejumah jet tempur Israel menyerang dua target di Jalur Gaza, Palestina pada Sabtu (7/8/2021) pagi.

Militer Israel mengatakan serangan udara itu sebagai tanggapan atas balon-balon api yang diluncurkan dari Jalur Gaza ke Israel.

Dilansir AFP, militer Israel menyerang apa yang dikatakannya sebagai kompleks militer Hamas.

Termasuk situs peluncuran roket.

Setelah empat balon pembakar diluncurkan ke Israel, membakar lahan dan merusak pertanian.

Tidak ada laporan tentang korban di Israel atau Gaza.

Tidak ada komentar langsung dari Hamas.

Baca juga: Israel Kembali Menyerang Jalur Gaza dengan Serangan Udara

Media Israel melaporkan empat kebakaran yang disebabkan oleh balon pembakar terjadi Jumat (6/8/2021) sore di daerah dekat Jalur Gaza.

Peluncuran balon api dilakukan lebih dari dua bulan setelah perang 11 hari antara Israel dan Hamas,.

Atau yang keempat sejak kelompok pejuang Hamas merebut kekuasaan di Jalur Gaza pada 2007.

Hamas kesal karena Israel tidak berbuat banyak untuk meredakan blokade yang melumpuhkan di wilayah itu sejak pertempuran berakhir.

Tampaknya menggunakan balon api sebagai taktik tekanan.

Baca juga: Lagi-lagi, Balon Udara Dibalas Serangan Jet Tempur Israel, Pabrik Senjata Hamas di Jalur Gaza Rusak

Perdana Menteri baru Israel, Nafati Bennet, membandingkan peluncuran balon dengan tembakan roket.

Israel dan Mesir mempertahankan blokade Gaza yang mencakup kontrol Israel atas wilayah pantai dan wilayah udara.

Termasuk pembatasan pergerakan orang dan barang masuk dan keluar dari wilayah tersebut.

Israel mengatakan penutupan itu diperlukan untuk mencegah Hamas mempersenjatai diri.

Sebaliknya, para kritikus mengatakan tindakan itu merupakan hukuman kolektif.(*)

Baca juga: Presiden Mesir Telepon Perdana Menteri Israel, Minta Dukungan Rekonstruksi Jalur Gaza

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved