Senin, 13 April 2026

Internasional

Presiden Mesir Telepon Perdana Menteri Israel, Minta Dukungan Rekonstruksi Jalur Gaza

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi meminta Perdana Menteri Israel mendukung rekonstruksi atau membangun kembali Jalur Gaza, Palestina.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi terlihat dia disambut oleh rekannya dari Irak (tidak terlihat) di Bandara Baghdad di ibukota Irak pada Minggu (27/6/2021. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi meminta Perdana Menteri Israel mendukung rekonstruksi atau membangun kembali Jalur Gaza, Palestina.

Perdana Mesir menyampaikan hal tersebut saat menelpon PM Israel, Naftali Bennett pada Senin (28/6/2021).

Dilansir AFP, El-Sisi menyatakan penting untuk menindaklanjuti upaya yang didukung Mesir.

Untuk membangun kembali Jalur Gaza setelah pertempuran bulan lalu di sana.

Dalam panggilan telepon pertamanya dengan Naftali Bennett sejak menjabat dua minggu lalu, Sisi menekankan Mesir tetap mendukung solusi yang adil dan permanen antara Palestina dan Israel.

Baca juga: Gara-gara Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza, Hamas dan Otoritas Palestina Bertengkar Hebat

Dia juga kembali menekankan pentingnya upaya Mesir untuk membantu membangun kembali Jalur Gaza setelah pertempuran bulan lalu antara Israel dan kelompok Islam Hamas.

Sebuah pernyataan dari kantor Bennett mengatakan Bennett berterima kasih kepada Mesir atas perannya dalam menengahi gencatan senjata yang mengakhiri pertempuran, dan mediasi.

Termasuk membantu menemukan orang Israel hilang atau ditangkap di Gaza.

Kedua pemimpin akan segera melakukan pertemuan segera, tetapi waktunya belum ditentukan.

Mesir dan Qatar masing-masing telah menjanjikan 500 juta dolar As untuk rekonstruksi Jalur Gaza.

Di mana dua pertiga dari 2 juta penduduk Jalur Gaza sangat bergantung pada bantuan.

Baca juga: Jalur Gaza Kembali Memanas, Bola Api Kembali Dibalas Rudal Jet Tempur Israel

Israel mengatakan ha itu dapat dilanjutkan hanya jika kemajuan dibuat dalam upaya untuk memulihkan dua tentara yang hilang dalam perang Gaza 2014.

Serta dua warga sipil yang menyelinap secara terpisah ke daerah Gaza.

Hamas menolak hubungan apapun antara rekonstruksi dan pencarian orang hilang.

Pemerintah Gaza mengatakan 2.200 rumah hancur dan 37.000 rusak akibat penembakan Israel selama 11 hari pertukaran lintas perbatasan.

Israel dan Mesir bersama-sama mempertahankan blokade keamanan, membatasi impor dan ekspor dari Gaza.(*)

Baca juga: Mesir Kirim Peralatan dan Bahan Bangunan ke Jalur Gaza, Rekonstruksi Segera Dimulai

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved