Berita Aceh Tengah
Win Simahgoda Capai 100 Ribu Subscribers, Peroleh Penghargaan Silver Play Button dari Youtube
Channel yang populer dengan tayangan lagu anak-anak dinyanyikan dalam sintak atau cengkok Gayo oleh Radensyah alias Win Simahgoda
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
Channel yang populer dengan tayangan lagu anak-anak dinyanyikan dalam sintak atau cengkok Gayo oleh Radensyah alias Win Simahgoda
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Channel Youtube Gayo Mugagak meraih penghargaan Silver Play Button dari Youtube atas prestasinya mendapatkan 100 ribu subscribers.
Channel yang populer dengan tayangan lagu anak-anak dinyanyikan dalam sintak atau cengkok Gayo oleh Radensyah alias Win Simahgoda
Win Simahgoda mengumumkan itu dalam channel Youtube dan mengatakan, jika selama ini orang yang dikata-katain sebagai orang gila, sekarang meraih 100 subscriber.
“Ini langsung kita jual, karena kita sudah tidak ada biaya, efek di rumah aja,” canda Win Simahgolda yang mengenakan kaos dan topi yang dikenakan terbalik.
Radensyah alias Win Simahgoda, lahir di Kampung Aramiko (Pulo Inten) Rime Raya, Bener Meriah, 10 Februari 1991.
Baca juga: Si Bintang Kecil Win Simahgoda, juga Mengarang Syaer Gayo, Terbit dalam Bentuk Buku
Menjalani pendidikan SD Negeri 1 Rime Raya, SMP Negeri 1 Timang Gajah, SMA Negeri 1 Timang Gajah, dan STAIN Gajah Putih.
Nama Win Simahgoda menjulang di jagad digital Youtube, Tiktok atas kreasinya menyanyikan lagu anak-anak populer, menggunakan langgam khas Gayo.
Kreasinya itu menjadi viral. Salah satu lagu yang ia bawakan ‘Bintang Kecil’ dengan cengkok atau ‘guk’ atau ‘sintak’ Gayo, digemari para nitizen.
Radensyah, alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih yang sekarang berubah jadi IAIN Takengon ternyata juga pengaranbg “Syaer” atau sastra lisan Gayo yang berisi dakwah.
Kumpulan ‘Syaernya’ diterbitkan dalam satu buku bertajuk ‘Syaer Gayo Peri Mestike’, oleh Yayasan Pendidikan Prima Takengon 2017. Buku diberi pengantar oleh Kurnia Jamil MPdI.
Baca juga: Si Bintang Kecil Win Simahgoda Mengolah Konten Youtube dari Rumahnya di Atu Lintang
Dalam buku setebal 69 halaman tersebut memuat 26 judul karya syaer, dalam bahasa Gayo. Karya-karya Syaer Gayo ‘Si Bintang Kecil’ berisi nasihat, petuah, dan ajaran agama yang semuanya bersumber dari Alquran dan Hadist. ‘Syaer’ merupakan karya sastra religius, sebagai media dakwah dan pendidikan.
Karya-karya yang ditampilkan antara lain berjudul ‘Rukun Islam, Sikse I Kubur, Pasa Ulen Ramadhan, Rukun Imen, Sipet Ni Si Berimen’, dan lain-lain.
Ditulis dalam bahasa Gayo dengan pola rima khas Gayo, memiliki variasi bunyi di ujung kalimat dan tengah kalimat. Radensyah juga menulis puisi Gayo, berisi pesan agama Islam dan budaya. Ia juga menulis artikel tata cara kehidupan berdasarkan konsep Islam dan budaya Gayo.
Win Simahgoda mengolah konten Youtube dari rumahnya di Kampung Atu Lintang, sekitar 33,4 kilometer dari Takengon, Ibukota Kabupaten Aceh Tengah.
Win Simahgoda, bersama istri dan seorang anaknya yang masih kecil, menetap di Kampung Atu Lintang sejak tiga tahun silam. Istrinya guru sekolah menengah pertama di Atu Lintang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/win-simahgoda-perlihatkan-plakat-youtube.jpg)