Breaking News:

Info Politik

Airlangga Hartarto : Pemerintah Berusaha Tahan Laju Penyebaran Covid-19 dan Dampak Sosial

Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan “Demokrasi, Kebangsaan dan Kesejahteraan’ menjelang HUT Ke-50 CSIS di Jakarta, Selasa (10/8/2021)

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan “Demokrasi, Kebangsaan dan Kesejahteraan’ menjelang HUT Ke-50 CSIS di Jakarta, Selasa (10/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang Menko Perekonomian mengatakan, berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah untuk menahan laju persebaran Covid-19 dan dampak sosial yang diakibatkannya.

“Program vaksinasi nasional terus digenjot pemerintah hingga ke pelosok-pelosok daerah,” kata Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan “Demokrasi, Kebangsaan dan Kesejahteraan’ menjelang HUT Ke-50 CSIS di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Program vaksinasi nasional, kata Airlangga, terus digenjot pemerintah hingga ke pelosok-pelosok daerah. Penanganan kesehatan, penyediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan dan perhatian terhadap para tenaga kesehatan terus diberikan.

Kebijakan bantuan sosial dikeluarkan pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. Pemerintah juga mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menahan laju pelambatan ekonomi dengan berbagai stimulasi dan insentif bagi pekerja dan dunia usaha agar tetap bergairah.

Baca juga: Menko Airlangga Harap Pemda Percepat Penyerapan Anggaran Untuk Bantu Masyarakat dan Tangani Covid-19

“Pemerintah mengambil tindakan non-medis, yaitu memberlakukan Pembatasan kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia dengan kasus tinggi sejak tanggal 5 Juli sampai dengan 22 Juli dan diperpanjang 2 kali hingga tanggal 9 Agustus 2021,” ujarnya.

Di samping itu, kata Airlangga, pemerintah juga akan melakukan intensifikasi vaksinasi secara luas, meningkat dari rata-rata 1 juta pada bulan Juli menjadi rata-rata 2,5 juta per-hari pada bulan Agustus dan September 2021, sehingga kita sudah akan dapat menyuntikkan sekitar 220 juta dosis vaksin sampai dengan September 2021.

Pengendalian pandemi secara terintegrasi ini diharapkan akan mengurangi     kasus aktif ke tingkat yang bisa ditolerir dan memberikan ruang pelonggarantekananpadafasilitaskesehatan,RumahSakit,oksigendanobatobatan.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021, Menko Airlangga: Kepercayaan Masyarakat dan Investor Tinggi

“Seiring  dengan pengurangan tekanan pandemi ini, maka kita pun akan bisa merelaksasi pembatasan kegiatan sehingga kegiatan ekonomi masyarakat bisa pulih kembali pada kwartal keempat tahun 2021,” ujarnya.

Dikatakan Airlangga, tanda-tanda ke arah membaiknya pemulihan ekonomi sudah terlihat positif dengan pertumbuhan ekonomi pada 7,07% pada kuartal kedua ini, sebagaimana sudah saya singgung tadi.

“Tentu kita berharap trend yang positif akan terus meningkat sehingga pemulihan ekonomi kita akan mempercepat kita untuk keluar dari krisis,” ujarnya.

Baca juga: CSIS: Kebijakan Airlangga Dinilai Sukses Bawa RI Keluar dari Resesi

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved