Senin, 11 Mei 2026

Putra Aceh Kerja di Facebook, Manager untuk Kawasan Asia Pasifik

TAK banyak yang tahu kalau ternyata ada putra Aceh yang menjadi pejabat di Facebook, sebuah perusahaan layanan jejaring sosial raksasa dunia

Tayang:
Editor: hasyim
SERAMBI/SUBUR DANI
Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, berbincang dengan Manajer Ekosistem Konektivitas Facebook Kawasan Asia Pasifik, Aulia Velmi, di Kantor Serambi, Senin (9/8/2021). 

Sejak saat itu Aulia kerap lalu lalang ke berbagai negara, termasuk ke Amerika untuk pertemuan rapat dengan pimpinan di kantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat. Saat ditanya apakah sering jumpa dengan Mark Zuckerberg selaku pendiri Facebook? Aulia menjawab sambil tersenyum. "Ya kita kadang meeting dengan pimpinan-pimpinan, menyusun program dengan tim global," ujarnya.

Aulia juga menuturkan bahwa siapun berpeluang untuk bekerja di Facebook. Syaratnya adalah pengalaman dan yang terpenting adalah memiliki mimpi. “Jangan takut, jangan merasa tidak bisa. Motivasi, mimpi, usaha, berdoa, itu yang harus ada. Saya rasa tidak sulit juga ketika kita sudah masuk ke tahap itu, kita juga bisa bersaing dengan siapapun," ungkap putra Montasik ini.

                                                                                                            Dua tahun di Aceh

Aulia sudah berada di Aceh kurang lebih hampir dua tahun. Dia terpaksa harus bekerja dari kampung halamannya karena pandemi. Biasanya, setiap tahun Aulia memang selalu pulang ke Aceh, terutama Lebaran Idul Fitri.

“Biasanya cuma hari raya pulang, karena orang tua di sini. Ini gara-gara covid sudah satu tahun setengah. Tapi hikmahnya saya juga bawa pulang keluarga ke sini," kata dia.

Aulia beristrikan perempuan Aceh, tepatnya dari Sigli. Keduanya telah dikaruniai empat orang anak (dua kembar). Selama ini sejak dua tahun terakhir, mereka tinggal di Singapura. "Jadi anak dan istri ikut saya, kita pindah ke Singapura tahun 2018. Pas covid, keadaan belum bisa diprediksi, kita kerja di rumah," terangnya.

Saat ini, dia merasa cukup nyaman dan betah berada di Aceh, konon lagi anak-anaknya bisa merasakan bagaimana tinggal di kampung orang tuanya. "Hikmahnya ya itu, bisa kumpul dengan keluarga, bisa bareng teman-teman lama," tutur Aulia.(subur dani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved