Berita Aceh Jaya
Remaja Aceh Jaya Menderita Thalassemia, Kini Kaki Kanan Membusuk
Marzuki (22) seorang pemuda asal desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya terbaring lemah tak berdaya di rumahnya karena penyakit thalassemia
Penulis: Riski Bintang | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Marzuki (22) itulah namanya, seorang pemuda asal Desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya terbaring lemah tak berdaya di rumahnya.
Hal itu dikarenakan penyakit thalassemia yang dideritanya sejak masih berusia satu tahun.
Beranjak umur satu tahun, dirinya harus rutin melakukan transfusi darah dua kali dalam sebulan agar dapat bertahan menjalani kehidupan
Belum selesai merasakan derita dari pernyakit yang dialaminya, Marzuki pada Juni 2021 harus mendapatkan cobaan kembali dari Allah SWT.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik, Berikut Daftar Harga Emas Per Gram, Selasa 10 Agustus 2021
Dimana kaki sebelah kirinya patah lantaran terjatuh saat menuju ke kamar mandi di salah satu rumah sakit yang ada di Banda Aceh.
Rahmi yang merupakan kakak dari Marzuki mengatakan jika kaki sebelah kiri itu patah saat Marzuki terjatuh di kamar mandi.
Hal itu dikarenakan kondisi Marzuki yang tidak mampu mengendalikan badannya.
"Kaki sebelah kiri patah saat ke kamar mandi di rumah sakit, karena dia lemas dan tidak bisa mengendalikan badanya," tandasnya.
Baca juga: Dilantik Oleh Kapolri di Jakarta, Irjen Pol Ahmad Haydar Resmi Jabat Kapolda Aceh
Namun penderitaan yang harus dialami anak terakhir dari empat bersaudara buah cinta pasangan Husaini (80) dan Halimah (75) tidak sampai disitu.
Pada Juli 2021, kaki sebelah kanannya mengalami pembengkakan hingga meletus yang menyebabkan darah kotor dengan bau tidak sedap keluar dari kakinya tersebut.
Rahmi mengungkapkan, tidak tahu apa penyakit yang dialami adiknya sehingga kaki sebelah kanan hanya tinggal tulang.
"Kemarin setelah transfusi darah terakhir pada bulan lalu (Juli-red) kakinya mengalami pembengkakan hingga kemarin seperti meletus dan mengeluarkan cairan darah bercampur daging," terangnya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Jaksa Tetapkan Mantan Kadinsos Subulussalam dan Konsultan Tersangka Kasus RTLH
"Dan sekarang yang sebelah kanan itu udah engga ada lagi daging karena sudah bercampur dengan darah yang keluar saat meletus kemarin," tuturnya.
Dokter sendiri, katanya tidak dapat memvonis penyakit yang menyebabkan kaki sebelah kanan tersebut mengalami hal demikian.