Berita Aceh Utara
Begini Kondisi Monumen Islam Samudera Pasai, Setelah Kejari Surati Pemkab Aceh Utara untuk Ditutup
Pengunjung mulai sepi ke monumen tersebut setelah adanya surat permintaan dari Kejari Aceh Utara kepada Pemkab setempat untuk menutupnya.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Pengunjung mulai sepi ke monumen tersebut setelah adanya surat permintaan dari Kejari Aceh Utara kepada Pemkab setempat untuk menutupnya.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Kondisi pengunjung ke Monumen Islam Samudera Pasai di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, terlihat sepi, Rabu (11/8/2021).
Amatan Serambinews.com, Rabu (11/8/2021), sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, hanya beberapa orang saja yang berada di monumen tersebut.
Pengunjung mulai sepi ke monumen tersebut setelah adanya surat permintaan dari Kejari Aceh Utara kepada Pemkab setempat untuk menutupnya.
Permintaan itu disampaikan Kejari Aceh Utara kepada Pemkab setelah melakukan penyelidikan tentang ketahanan bangunan tersebut dengan menggunakan jasa ahli.
Pasalnya dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengunjung.
Baca juga: Haji Uma Minta Kasus Dugaan Korupsi Proyek Monumen Islam Samudera Pasai Diusut Sampai Tuntas
Baca juga: HMI Apresiasi Kejari Aceh Utara Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai
Baca juga: Kejari Aceh Utara Tetapkan Lima Tersangka Kasus Pembangunan Monumen Samudera Pasai
Baru-baru ini Kejari Aceh Utara sudah menetapkan lima tersangka dalam dugaan korupsi pada proyek pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai yang menghabiskan anggaran Rp 48,8 miliar dari 2012-2017.
Kelima tersangka itu berinisial F selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), N selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), P selaku pengawas proyek, serta T dan R masing-masing selaku rekanan.
“Dalam beberapa hari ini sudah sepi pengunjungnya. Biasanya setiap hari selalu terlihat ramai,” ujar Azhar (31) warga Kecamatan Samudera kepada Serambinews.com, Rabu (11/8/2021).
Azhar menyebutkan, biasanya setiap hasi seratusan warga berdatangan ke lokasi tersebut dari berbagai daerah untuk melihat monumen tersebut dan juga selfie.
Selain itu juga banyak pengunjung dari luar Aceh Utara datang ke monumen tersebut khusus untuk pre-wedding (foto calon dua mempelai).
“Tiap hari biasanya memang ada puluhan pasangan yang datang ke lokasi ini, tapi dalam beberapa hari terakhir ini sudah sepi,” ujar Azhar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/monumen-islam-samudera-pasai-11-agustus-2021.jpg)