Minggu, 26 April 2026

Internasional

Milisi Houthi Abaikan Ancaman Virus Corona, Pertemuan Besar Terus Dilaksanakan

Milisi Houthi di Sanaa, Yaman tetap mengabaikan ancaman virus Corona yang telah membunuh jutaan orang di seluruh dunia.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Mohammed HUWAIS
Politisi Yaman Mohammed Ali al-Houthi menyampaikan pidato selama rapat umum untuk para pendukung Houthi untuk memprotes blokade yang diberlakukan di negara mereka oleh koalisi pimpinan Arab Saudi, di ibu kota Sanaa pada 8 Agustus 2021. 

Saat pasien meninggal di RS Jiblat, dokter tidak memberi tahu kerabat mereka yang diduga terinfeksi virus, karena takut menjadi sasaran setelahnya.

Houthi telah menunjuk pengawas keamanan di rumah sakit untuk mengontrol arus informasi antara staf medis dan keluarga pasien, menurut petugas kesehatan.

Awal tahun ini, dua pejabat senior Houthi meninggal, tampaknya di antara korban virus paling terkenal di negara itu.

Yahia Al-Shami, menghabiskan lebih dari sebulan di pusat isolasi di Sanaa sebelum meninggal karena virus pada April 2021.

Baca juga: Arab Saudi Hancurkan Dua Drone Jebakan Milisi Houthi

Kemudian, Zakaria Al-Shami, menteri transportasi di pemerintahan yang dikelola Houthi, juga tertular virus Corona dan meninggal pada Maret 2021, menurut dokter. yang merawat mereka.

Otoritas pemberontak Houthi mengumumkan kedua kematian mereka, tetapi tidak disebutkan penyebabnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved