Internasional
Jurnalis Wanita Pelapor Awal Pandemi Virus Corona Mogok Makan di Penjara, Berat Badan Turun 40 Kg
Seorang jurnalis wanita Tiongkok yang menjalani hukuman empat tahun penjara sakit parah. Dia telah melakukan mogok makan untuk memprotes penahananya
SERAMBINEWS.COM, TAIPEI - Seorang jurnalis wanita Tiongkok yang menjalani hukuman empat tahun penjara sakit parah.
Dia telah melakukan mogok makan untuk memprotes penahananya atas laporan dirinya atas awal pandemi virus Corona di Kota Wuhan.
Dilansir AP, jurnalis wanita itu, Zhang Zhan dirawat di rumah sakit sejak 31 Juli 2021 dan saat ini berat badannya kurang dari 40 kilogram.
Pesan itu dikirim oleh ibu Zhang Zhan ke sebuah grup di media sosial Tiongkok.
Pihak berwenang memberi tahu keluarga kesehatannya memburuk dan menyuruh mereka datang ke penjara, kata Peng Yonghe.
Pengacara itu berbicara dengan ibu Zhang tentang kunjungan itu.
Baca juga: Taliban Kunjungi Rumah Dua Jurnalis Wanita, Keduanya Terguncang
Orang tua dan saudara laki-lakinya pergi ke Shanghai pada 2 Agustus 2021, tetapi hanya diizinkan untuk berbicara dengannya melalui telepon.
“Kami hanya berharap dia bisa keluar dari penjara, karena mogok makannya benar-benar mengkhawatirkan,” kata Peng.
Rumah sakit di penjara China umumnya tidak dilengkapi dengan baik, kata Jane Wang, seorang aktivis Humanitarian China.
Sebuah kelompok berbasis di AS yang didirikan oleh para pembangkang China.
Wang membantu menyebarkan pesan ibu Zhang lebih luas.
"Ini bukan fasilitas medis yang layak," kata Wang.
Publikasi kasusnya telah membawa ekspresi dukungan untuk Zhang, termasuk dari Tan Binlin.
Dia menggelar demonstrasi tunggal pada 4 Agustus 2021 di kotanya di Provinsi Hunan.
Tan meminta pihak berwenang untuk membiarkannya mencari perawatan medis yang tepat.