Senin, 13 April 2026

Internasional

Taliban Kunjungi Rumah Dua Jurnalis Wanita, Keduanya Terguncang

Kelompok Taliban mengunjungi rumah dia jurnalis wanita saat ketakutan tumbuh di antara jurnalis wanita.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Javed Tanveer
Anggota Taliban berjaga di pintu masuk Kementerian Dalam Negeri di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021) 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Kelompok Taliban mengunjungi rumah dia jurnalis wanita saat ketakutan tumbuh di antara jurnalis wanita.

Apalagi, setelah pengambilalihan pemerintahan Afghanistan, CNN melaporkan, Selasa (17/8/2021).

Taliban mengunjungi rumah dua jurnalis wanita pada Minggu (1q5/8/2021).

Sehingga, membuat kedua wanita itu terguncang secara psikologis, menurut CNN .

Laporan kunjungan datang ketika jurnalis wanita di Afghanistan menghadapi ketakutan yang meningkat.

Khususnya, atas kehidupan dan keselamatan mereka ketika Taliban mengambil alih negara itu.

Baca juga: Presiden Joe Biden dan Petinggi AS Dikejutkan dengan Kecepatan Taliban Rebut Pemerintah Afghanistan

Menurut sumber CNN, salah satu jurnalis wanita yang dikunjungi oleh Taliban mengatakan:

"Saya sangat khawatir dengan keselamatan saya dan keluarga saya."

Beberapa jurnalis wanita di negara itu telah menerima telepon ancaman dari Taliban, yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Seorang jurnalis terkenal di Kabul mengatakan dia menerima telepon dari Taliban yang mengatakan kepadanya mereka akan segera datang.

Taliban sangat memusuhi pers bebas dan wanita yang melayani publik.

Baca juga: Taliban Minta Warga Tenang, Dilarang Takut-takuti Warga Sipil

Pengambilalihan yang cepat kemungkinan akan membatalkan banyak kemajuan yang telah dicapai Afghanistan.

Khususnya, dalam kebebasan pers dan kesetaraan perempuan dalam dua dekade terakhir.

"Selama bertahun-tahun, saya bekerja sebagai jurnalis ... untuk mengangkat suara orang Afghanistan, terutama wanita Afghanistan," kata jurnalis bernama Aaisha kepada Guardian.

"Tetapi sekarang, identitas kami dihancurkan dan tidak ada yang kami lakukan untuk mendapatkan ini," tambahnya.

"Dalam 24 jam terakhir, hidup kami telah berubah dan kami dikurung di rumah kami, dan kematian mengancam kami setiap saat," katanya.(*)

Baca juga: Afghanistan Dalam Dua Tangkapan Layar, Wartawati CNN Sebelum dan Sesudah Taliban Merebut Kabul

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved