Breaking News:

Info Bener Meriah

Bappeda Bener Meriah Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Ini Pesan Plt Bupati dan Kepala Bappeda

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam arahannya saat memimpin rakor ini mengatakan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan

Penulis: Budi Fatria | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Prokopim Bener Meriah      
Plt Bupati Bener Meriah, Dailami memimpin rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Rabu (18/8/2021) 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam arahannya saat memimpin rakor ini mengatakan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan di Bener Meriah, TKPK harus turung langsung ke desa-desa. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Bener Meriah menggelar rapat koordinasi atau rakor bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). 

Rakor ini digelar di Aula Bappeda Bener Meriah, Rabu (18/8/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam arahannya saat memimpin rakor ini mengatakan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan di Bener Meriah, TKPK harus turung langsung ke desa-desa. 

Tujuannya guna memastikan kondisi nyata di lapangan dengan data kemiskinan yang ada di daerah.

Dailami juga mengatakan, salah satu penyebab kemiskinan adalah kultur atau budaya, seperti malas, tidak ada usaha untuk memperbaiki tingkat kehidupan, pemborosan, dan masih banyak lainnya. 

Baca juga: Plt Bupati Dailami Resmikan Gudang Holen di Kampung Muluem Bener Meriah

"Ini yang kita sebut dengan kemiskinan kultural. Budaya ini yang harus diubah, kita tidak bisa memberikan bantuan saja, melainkan harus beri motivasi agar mereka mau berupaya memperbaiki perekonomiannya," kata Dailami.

Oleh karena itu, kata Dailami TKPK harus terjun ke lapangan mendatangi kampung-kampung melakukan validasi data warga miskin berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

“Apakah betul si A yang dulunya miskin sekarang tetap miskin, atau mungkin  sudah membaik perekonomiannnya.

Sebaliknya, mungkin si B yang dulunya tergolong orang mampu, saat ini malah merosot. 

Segera melakukan validasi data tentunya dengan kroscek langsung ke lapangan, jangan hanya menunggu data dari pihak kecamatan dan kampung saja,” perintah Dailami.

Baca juga: Plt Bupati Dailami Inspeksi Mendadak Puskesmas Lampahan

Sebelumnya Kepala Bappeda Bener Meriah, Drs Khairun Aksa, SE MM, mengatakan tujuan utama Rakor ini melakukan penajaman terhadap program yang telah disetujukan oleh OPD terkait.

Dengan demikian diharapkan upaya bersama menanggulangi kemiskinan dapat memperhatikan enam ketepatan, yaitu tepat desain, tepat fokus, tepat modus, tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah.

"Dan yang terpenting adalah adanya singkronisasi antara perencanaan dan penganggaran khusunya terkait penanggulangan kemiskinan daerah," kata Kepala Bappeda Bener Meriah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved