Minggu, 26 April 2026

Berita Bireuen

Dayah MUDI Samalanga Launching Bank MUDI

Bank MUDI sebagai salah satu usaha untuk tingkatkan perekonomian dan keuangan santri, dewan guru dayah di launching, Senin (16/08/2021)

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Foto Dok MUDI
Al-Mukarram Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu MUDI) melaunching Bank MUDI di kompleks Dayah MUDI Samalanga, Bireuen, Senin (17/8/2021). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga sebagai salah satu dayah terbesar di bumi Serambi Mekkah terus melakukan perubahan dan tajdid (pembaharuan) dalam berbagai bidang termasuk pemberdayaan ekonomi dan keuangan santri dengan mendirikan Bank MUDI (BM). 

Bank MUDI sebagai salah satu usaha untuk tingkatkan perekonomian dan keuangan santri, dewan guru dayah di launching, Senin (16/08/2021).

Wadir I Dayah MUDI, Tgk H Zahrul Mubarak kepada Serambinews.com, Rabu  (18/08/2021) mengatakan, lembaga perbankan akhirnya terwujud pada bulan Muharram 1443 Hijriah yang diberi nama Bank MUDI

Ini merupakan cita-cita dan harapan Al-Mukarram Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu MUDI), Mudir Dayah MUDI Samalanga 

Baca juga: Kafilah Pidie Juara Umum Pendidikan di MUDI Samalanga, Ini Raihan Piala yang Diborong

H Zahrul atau sering dipanggil Abi menjelaskan Bank MUDI merupakan terobosan baru Dayah MUDI dalam pengembangan ekonomi dayah.

Bank MUDI diperuntukkan kepada santri, guru dan pengurus, dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan sesuai dengan syari’ah fiqh Syafi’iyah,  Bank MUDI tidak terbuka untuk umum.

“Bank MUDI menyediakan layanan untuk penyimpanan uang dan uang elektronik untuk santri dan dewan guru. Akad yang dipakai oleh Bank MUDI adalah akad Qaradh yang telah mendapat rekomendasi dari Abu dan Lajnah Bahtsul Masail Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga,” lanjutnya  

Tgk M Haris Hasbullah sebagai Manejer Operasional Bank MUDI menjelaskan latar belakang pendirian dan tujuan utama  untuk membantu dan memudahkan santri dalam hal transaksi keuangan.

Baca juga: Kisah Teladan Pendiri Bangsa, H Agus Salim tak Punya Uang Beli Kain Kafan Anaknya

Santri menyimpan uang di tempat aman (khusus), yaitu Bank MUDI memudahkan dalam transaksi.

Karena santri dapat membeli barang yang diperlukan dengan struk di lima titik sentral box scan barcode.

“Jadi pelayanannya bisa lebih cepat. Dayah akan dapat mencatat semua transaksi sehingga memberi gambaran kepada pengurus koperasi untuk memenuhi kebutuhan santri,’’ lanjutnya yang juga guru Dayah MUDI Samalanga

Ditambahkan, Bank MUDI sekarang hanya bergerak di internal MUDI dalam hal simpan saja, belum ada pinjaman.

Namun harapannya pengelolaan keuangan yang terpusat dapat membantu guru dengan membuka lapangan kerja di dayah MUDI. 

Langkah tersebut karena dayah di Aceh tidak mengenal gaji guru dan amanah para guru untuk memperhatikan hal ini.

Baca juga: Harga Emas Stabil, Warga Banyak yang Beli

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved