Internasional

32 Warga Afghanistan Terjebak Antara Polandia dan Belarusia

Sebanyak 32 warga Afghanistan yang melarikan diri dari negaranya terjebak antara Polandia dan Belarusia.

Editor: M Nur Pakar
AP/Michal Kosc
Para migran Afghanistan menunggu di daerah perbatasan Belarusia dan Polandia, dekat desa Usnarz Gorny, Polandia, Jumat (20/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WARSAWA - Sebanyak 32 warga Afghanistan yang melarikan diri dari negaranya terjebak antara Polandia dan Belarusia.

Hal itu disampaikan oleh sebuah kelompok hak-hak pengungsi Polandia, Jumat (20/8/2021).

Dikatakan, 32 orang yang melarikan diri dari Afghanistan telah terperangkap selama 12 hari di daerah antara Polandia dan Belarusia.

Disebutkan, kondisi itu terjadi karena mereka terjebak dalam kebuntuan antara kedua negara.

Dilansir AP, kelompok itu, Fundacja Ocalenie, meminta pihak berwenang Polandia untuk mengizinkan orang-orang itu mengajukan status pengungsi di Polandia.

Disebutkan, mereka memiliki hak untuk mendapatkan status itu.

Baca juga: Gubernur Wanita Pertama Afghanistan Ditangkap, Merekrut Gerilyawan Memerangi Taliban

Pihak berwenang Polandia menolak untuk membiarkan mereka masuk, dan penjaga Belarusia tidak akan membiarkan mereka kembali.

“Sesuai dengan hukum yang berlaku di Polandia, masing-masing orang ini harus diizinkan untuk mengajukan permohonan perlindungan,” kata Piotr Bystrianin, Presiden Fundacja Ocalenie.

Polandia dan negara-negara Baltik Lithuania, Latvia dan Estonia menuduh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengirim migran melintasi perbatasan mereka ke negaranya.

Disebutkan, hal itu sebut sebagai tindakan perang hibrida.

Perbatasan mereka juga merupakan bagian dari perbatasan eksternal Uni Eropa.

Negara-negara tersebut percaya Lukashenko bertindak sebagai pembalasan atas sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa.

Baca juga: Gubernur Bank Sentral Afghanistan Tetap Tenang Sampai Taliban Kuasai Kabul, Sebelum Melarikan Diri

Atas pemilihan kembali yang disengketakan dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat.

Sebagian besar migran baru-baru ini bepergian dari Belarusia diyakini berasal dari Irak dan Afghanistan.

Polandia telah mengerahkan ratusan tentara ke perbatasan dan memperkuatnya dengan kawat berduri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved