Lawan Taliban, Afghanistan Bentuk Kelompok Gerilya yang Berisi Pasukan Khusus
Kelompok perlawanan tersebut dipimpin oleh Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Massoud, putra pejuang anti-Taliban yang terbunuh.
Komando khusus yang dilatih oleh SAS itu diyakini masih berupaya untuk melawan pemberontak, dan mencoba bergabung bersama Saleh dan Massoud.
Pergerakan Saleh dan Massoud diyakini akan terus membesar karena ribuan milisi dan penduduk lokal siap bergabung.
Kelompok perlawanan itu bukanlah pasukan biasa, lantaran paham dengan lanskap Panjshir.
Setiap anggotanya juga disebut sudah berpengalaman melawan kelompok pemberontak selama 20 tahun terakhir.
"Saya tidak akan mati sebelum menghancurkan Taliban. Kami akan terus melawan mereka hingga peluru terakhir," tegasnya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Tak Tinggal Diam, Afghanistan Mulai Bentuk Kelompok Gerilya Lawan Taliban, Berisi Pasukan Khusus
Baca juga: Lowongan Kerja Astra Honda Motor (AHM) untuk Lulusan S-1, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan
Baca juga: Taliban Bisa Kaya Raya, Ternyata Alam Afghanistan Simpan Kekayaan yang Sangat Besar
Baca juga: Kabul Mencekam, Taliban Cari Orang-orang yang Masuk dalam Daftar Hitam Bekerja untuk Pasukan NATO
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pejuang-taliban-bersiaga-di-herat-afghanistan.jpg)