Pencairan Bansos Lambat, Mensos Gelar Pertemuan dengan Pihak Bank Penyalur dan Minta Penjelasan
Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharini pun merespon hal ini dengan mengecek bantuan sosial di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri.
Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharini pun merespon hal ini dengan mengecek bantuan sosial di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri.
SERAMBINEWS.COM - Banyak keluarga penerima manfaat atau KPM belum menerima bantuan sosail atau Bansos tunai.
Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharini pun merespon hal ini dengan mengecek bantuan sosial di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri.
Kedatangan Mensos untuk mengklarifikasi adanya bantuan kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan.
Mensos menggelar pertemuan dengan perwakilan Bank Nasional Indonesia (BNI), Koordinator Pendamping PKH, Wakil Bupati pejabat eselon 1 Kemensos dan dari Bareskrim Polri.
"Ada laporan, ribuan penerima bantuan belum cair bantuannya. Ini kan bantuan untuk rakyat miskin ya.
Saya perlu mendengarkan laporan beberapa pihak terkait dimana sebenarnya masalahnya," kata Risma melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).
Risma membuka forum klarifikasi terhadap semua pihak yang terkait dengan pencairan bansos baik Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako.
Dalam pertemuan ini, Risma meminta penjelasan BNI untuk menjelaskan mengapa dan apa sebabnya ribuan KPM PKH di Sragen, Wonogiri dan Surakarta belum menerima bantuan.
Mensos memberikan kesempatan kepada ketiga perwakilan Bank BNI untuk menjelaskan secara rinci, berapa jumlah KPM yang belum menerima bantuan dan apa sebabnya.
Salah satu yang menjadi fokus diskusi hangat adalah KPM PKH Kabupaten Sragen.
Di Kabupaten Sragen pada penyaluran Tahap 2 yakni bulan April Mei Juni terdapat 37.225 KPM dimana ada 2.517 yang belum cair karena buku tabungannya terblokir.
Mendapatkan laporan ini, Mensos "mengejar" kepada perwakilan Bank BNI dan pendamping mengapa begitu banyak KPM yang belum menerima bantuan.
"Saya minta tolong pak. Hari ini juga bisa selesai. Kalau kartunya belum didistribusikan, ayo kasih ke saya. Sekarang juga saya antar ke rumah KPM," kata Risma.
Permasalahan berkisar pada distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang belum terdistribusi, rekening terblokir, adanya pendataan ganda, dan prosedur perbankan yang dirasakan berbelit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-sosial-tri-rismaharini-3.jpg)