Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Berita Malaysia

Kampung Aceh di Malaysia Diterjang Banjir Bandang, Permebam dan SUBA Galang Bantuan

Rapat Dipimpin oleh Presiden Permebam Datuk Mansyur Usman, Ketua SUBA, Tgk Bukhari Ibrahim, serta Tgk Fathurrachman dan Fahmi M Nasir.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
Twitter @mynadma
Petugas Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) Malaysia, Minggu (22/8/2021) mengevakuasi mayat kelima korban banjir bandang yang menghantam distrik Yan, Kedah, Malaysia, Rabu (18/8/2021). 

Fenomena ketinggian air yang memicu banjir di sekitar Yan dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu lalu dan sejauh ini telah menelan lima korban jiwa.

Menurut keterangan, lokasi yang terdampak banjir antara lain kawasan kaki gunung dan kawasan dekat sungai, yakni Perigi, Teroi Bukit, Singkir, Kampung Permatang Keramat, Kampung Lubuk Boi, Pekan Yan Besar, Titi Teras, Kampung Acheh, dan Kampung Lubuk Boi, serta Kampung Setoi.

Baca juga: Detik-detik Wanita yang Tinggal di Kampung Aceh Tewas Bakar Diri, Bermula Dimintai Uang Kontrakan

Baca juga: Warga Aceh di Malaysia Kumpulkan Sumbangan RM 85.000 untuk Palestina dan RM 4.788 untuk Kebajikan

5 Korban Meninggal, 1 Masih Dicari

Penelusuran Serambinews.com, sejauh ini lima orang korban banjir bandang yang menghantam Distrik Yan Kedah.

Tiga korban ditemukan meninggal dunia segera setelah banjir bandang berlalu.

Sementara satu lainnya ditemukan dua hari kemudian, dan satu orang lagi baru ditemukan pada Minggu (22/8/2021) hari ini.

Penemuan mayat kelima ini disampaikan oleh pihak Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) melalui akun Twitter @mynadma, sore tadi.

“Alhamdulillah seorang lagi mangsa kejadian banjir kilat di Yan, Kedah telah berjaya ditemui. Usaha akan diteruskan untuk mencari seorang lagi mangsa yang masih hilang,” tulis akun tersebut.

Dua hari lalu, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menyampaikan dukanya atas tragedi banjir bandang menyusul fenomena kepala air yang terjadi di sekitar kawasan Gunung Jerai di Yan, Kedah.

Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin, penyelenggara Bijaya Diraja Istana Negara, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (20/8/2021) mengatakan, Yang Mulia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga dari empat korban dan berharap seluruh keluarga bersabar dan tabah dalam menghadapi cobaan dan kesedihan.

“Yang Mulia juga menyampaikan harapan dan doa agar tiga korban lagi yang diyakini masih hilang di sebuah kawasan di Titi Hayun dapat segera ditemukan dan diselamatkan,” kata Ahmad Fadil, seperti dikutip Serambinews.com dari Kantor Berita Malaysia, Bernama.

Ahmad Fadil mengatakan, Al-Sultan Abdullah juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh instansi pemerintah dan departemen yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan, termasuk warga yang terkena dampak banjir.

Yang Mulia juga berpesan kepada warga di sekitar untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan diri dan keluarga serta segera pindah ke tempat pengungsian jika diinstruksikan oleh pihak berwenang setempat.

Ahmad Fadil mengatakan Al-Sultan Abdullah juga meminta pemerintah dan organisasi non-pemerintah untuk memberikan bantuan kepada orang-orang yang terkena dampak bencana.

Dilaporkan untuk Kabupaten Yan yang terkena dampak banjir dan fenomena hulu air, telah dibuka dua Pusat Pengungsian Sementara (PPS) yaitu PPS Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Agama Yan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved