Sayur Hidroponik
PKGB USK Panen Sayur Hidroponik Perdana Hasil Pakcoy Segar
Kepala PKGB USK Banda Aceh, Dr Abdullah, M.Si mengatakan, untuk tahap awal pengembangan tanaman hidroponik baru satu varian yaitu sawi pakcoy.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Universitas Syiah Kuala (PKGB-USK) Banda Aceh melakukan panen perdana hidroponik, Jumat (20/8) sore.
Panen sebagai bagian untuk tetap meningkatkan aktivitas di kampus selama masa Pandemi Covid-19.
Kepala PKGB USK Banda Aceh, Dr Abdullah, M.Si mengatakan, untuk tahap awal pengembangan tanaman hidroponik baru satu varian yaitu sawi pakcoy.
"Panen perdana dalam program pengembangan hidroponik di lingkungan kampus USK masih 1 jenis sayuran, Insya Allah nanti dalam waktu dekat kita tambah jumlah instalasi dan varian sayuran yang bisa memberikan tambahan sayuran kepada masyarakat,” kata Abdullah saat panen perdana.
Baca juga: VIDEO - Satpol PP dan WH Ciduk Pasangan Mesum di Kamar Hotel Banda Aceh
Baca juga: VIDEO - Tak Sanggup Dengar Bunyi Meteran Tetangga, Wanita Ini Isikan Token Listrik Rp 100 Ribu
Baca juga: Bersaing Sengit di Kongres, M Adam Pimpin PSSI Aceh Timur, Unggul Satu Suara dari Zainuddin
Menurut Abdullah, ada beberapa alasan sehingga pihaknya melakukan pengembangan tanaman hidroponik di PKGB-USK di masa pandemi Covid ini, yaitu di era pandemik ini tidak boleh ada aktivitas yang terhenti.
Terutama bagi mereka para staf PKGB yang hari ini kesibukannya sedang berkurang karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedang diterapkan.
“Melalui program ini kita ingin membekali para dosen, staf dan terkhusus mahasiswa/i bahwa ada usaha yang potensial dengan biaya yang sangat murah, lahan yang terbatas untuk menghadirkan produk-produk varian baru dari tanaman-tanaman yang sering kita konsumsi dan tentu kita ingin mengembangkan bisnis dari aspek yang lain karena kita punya divisi kewirausahaan di PKGB yang ditugaskan untuk mengembangkan semua aspek potensi ekonomi termasuk pemberdayaan para mahasiswa dan para dosen,” tuturnya.
Sementara itu, Kabiro Humas di PKGB, Yuri Gagarin M Pd mengatakan, untuk mengembangkan program ini pihaknya akan menambah jumlah instalasi hidroponik sehingga tidak menutup kemungkinan nantinya aspek bisnis akan lebih dikedepankan.
“Hari ini baru ada 1 tempat yang kita berdayakan, tapi Insya Allah kedepan tidak menutup kemungkinan penambahan 2 atau 3 tempat lagi yang baru dan ketika nanti sudah ditambah lahan lain tentu menjadi aspek bisnis yang menjadi kedepan kita utamakan. Namun khusus panen perdana ini difokuskan untuk berbagi dengan para dosen dan staf terlebih dahulu,” ucapnya.
Lia Nur Afrija, salah satu mahasiswi Prodi Pendidikan Biologi USK yang terlibat dalam pengembangan hidroponik mengaku sangat bersyukur telah selesai melakukan panen perdana hidroponik hari ini.
“Saya sangat excited, karena banyak dosen yang berminat dari hasil panen, akan tetapi berhubung instalasi hidroponiknya masih sedikit, sehingga hasil panennya masih terbatas, saya berharap semoga kedepan akan ada penambahan instalasi berikutnya” imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panen-sayur-7909ihj.jpg)