Luar Negeri
Taliban Diduga Berikan Tempat Perlindungan kepada Al Qaeda
Jika laporannya terbukti benar, tentu bakal memunculkan pertanyaan mengapa Biden terburu-buru menarik militer.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC - Kelompok Taliban diyakini sudah memberikan tempat perlindungan kepada Al Qaeda, demikian laporan lembaga pengawas Pentagon.
Pemberontak menawarkannya sehari setelah Presiden Joe Biden menyatakan perang di Afghanistan sukses membuat negara itu takkan menjadi sarang teroris.
Jika laporannya terbukti benar, tentu bakal memunculkan pertanyaan mengapa Biden terburu-buru menarik militer.
Selain itu jika pasukan dan diplomat ditarik, siapa yang bakal memberikan informasi mengenai ancaman teroris di Afghanistan?
Laporan dari Lead Inspektur Jenderal untuk Operation Freedom's Sentinel menyebut, ISIS juga mulai menunjukkan gerak-geriknya.
Menurut lembaga pengawas itu, ISIS bergerak memanfatkan instabilitas politik dan restrukturisasi Pentagon di luar Afghanistan.
"Mereka menyerang sekte minoritas dan infrastruktur untuk menebar ketakutan dan menunjukkan pemerintah Afghanistan tak mampu menyediakan keamanan warganya."
"Sebagai tambahan, Taliban diketahui tetap mempertahankan hubungannya dengan Al Qaeda.
Bahkan menyediakan perlindungan bagi teroris," lanjut lembaga itu.
Baca juga: Pejuang Mujahidin Beri Perlawanan ke Taliban, Tiga Daerah Direbut Kembali
Baca juga: Melihat Lebih Dekat Situasi Afghanistan di Kabul, Ribuan Warga Putus Asa tak Bisa Lari dari Taliban
Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, menjadi buruan dunia setelah melancarkan serangan pada 11 September 2001, yang membunuh hampir 3.000 orang.
Aksi teror tersebut membuat AS melancarkan invasi ke Afghanistan, dan menggulingkan Taliban yang kala itu berkuasa.
Pada akhirnya, Osama bin Laden ditemukan dan tewas ditembak oleh Navy SEALs, unit elite militer AS, di Pakistan pada 2011.
Merusak jaringan yang ditinggalkan Bin Laden merupakan misi utama "Negeri Uncle Sam" dan NATO selama di Afghanistan.
Namun dengan kembalinya Taliban ke pucuk kekuasaan, para analis mulai mengalkulasi apa dampaknya bagi keamanan AS.
Berdasarkan kesepakatan di Doha, Qatar tahun lalu, Taliban harus memastikan Afghanistan tidak menjadi tempat bersembunyi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/taliban-bersenjata-di-kabul-afghanistan.jpg)