Selasa, 21 April 2026

Kesehatan

Penciuman belum Pulih Pascainfeksi Covid-19, Lakukan Langkah Ini

Latihan penciuman Dilansir dari Healthline, pelatihan penciuman bisa membantu mempercepat kembalinya indra penciuman.

Editor: Ansari Hasyim
Pixabay.com/Anastasia Gepp
Ilustrasi hilangnya indera penciuman dan rasa 

SERAMBINEWS.COM - Pada sebagian kasus, hilang penciuman atau anosmia setelah sembuh dari Covid-19 terjadi akibat sinusitis kronis dan polip hidung.

Sebagian kasus lainnya menunjukkan gejala yang sedikit berbeda, yaitu mencium bau namun sering tercium bau yang tidak biasa.

Bau yang biasa dicium bisa jadi terasa lebih menyengat atau justru tercium seperti bau tengik.

Kondisi ini dinamakan parosmia. Baik parosmia ataupun anosmia bisa terjadi permanen atau hanya sementara. Tidak ada perawatan khusus yang benar-benar bisa mengatasi anosmia dengan cepat.

Baca juga: Mantan Ketua PPP Aceh dan Wakil Ketua DPRA Tgk Zainal Abidin Meninggal Dunia

Namun, jika Anda ingin mempercepat penyembuhannya, ada beberapa cara mengembalikan penciuman yang bisa Anda lakukan di rumah.

Latihan penciuman Dilansir dari Healthline, pelatihan penciuman bisa membantu mempercepat kembalinya indra penciuman.

Anda perlu mencium empat macam wangi yang kuat dalam sehari.

Pastikan masing-masing aroma mewakili wangi bunga, buah, rempah, dan resin.

Setiap aroma dicium selama 20 menit. Ulangi langkah ini tiga kali sehari selama 6 minggu.

Beberapa aroma kuat yang umumnya ada di rumah dan bisa Anda hirup antara lain, kopi, mawar, lemon, eukaliptus, vanilla, cengkeh, dan mint.

Selain dalam bentuk segar, Anda juga bisa menghirupnya dalam bentuk minyak atsiri.

Minyak castor

Castor oil ternyata sudah sejak lama digunakan dalam praktik Ayurverda untuk mengembalikan penciuman.

Minyak ini mampu melawan infeksi dan mengurangi inflamasi pada saluran napas yang memicu hilangnya kemampuan mencium bau.

Baca juga: Wakil Bupati Pijay Raih Gelar Doktor Di Unmer Malang Dengan Nilai Sangat Memuaskan

Caranya adalah dengan menghangatkan minyak castor, pastikan tidak panas. Kemudian teteskan dua kali sehari ke lubang hidung, pagi dan malam sebelum tidur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved