Konsumsi Buah Lokal
Dinas Pangan Aceh Gelar Gerakan Konsumsi Buah Lokal, Petani Berprestasi dapat Hadiah
Selanjutnya, Zia Udinsyah, dari Bireuen, berhasil mengembangkan tanaman jeruk besar (buah giri) dengan bagus, kemudian dari Aceh Tengah, Muslih berhas
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pangan Aceh, bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, serta pihak lainnya, Selasa (24/8/2021) di Kantor Dinas Pangan menggelar kegiatan Gerakan Konsumsi Buah lokal.
Berbagai buah-buahan produksi petani buah lokal, dipamerkan dalam sebuah tempat.
“Gerakan konsumsi buah lokal ini kita lakukan, untuk meningkatkan konsumsi buah lokal, memperkenalkan berbagai produksi buah lokal dan memberikan penghargaan kepada petani buah yang berprestasi,” kata Kepala Dinas Pangan Aceh, Cut Yusminar APi, MSi kepada wartawan, usai acara pembukaan Gerakan Konsumsi Buah Lokal tahun 2021, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pangan Aceh.
Pada tahun ini, kata Cut Yusminar, ada beberapa orang petani buah lokal yang kita berikan penghargaan prima 3, karena ia telah berhasil mengembangkan tanaman buah-buahan lokalnya dengan baik.
Di antaranya Saiful, dari Blang Pidie (Abdya), telah menghasil mengembangkan tanaman pepaya dengan bagus.
Selanjutnya, Zia Udinsyah, dari Bireuen, berhasil mengembangkan tanaman jeruk besar (buah giri) dengan bagus, kemudian dari Aceh Tengah, Muslih berhasil mengembangkan tanaman buah Alpukat.
Baca juga: Ternyata, Ini Sosok yang Hadiahi Ivan Gunawan Mobil Alphard Baru, Ini Katanya
Sebagai Kepala Dinas Pangan Aceh, kata Cut Yusminar, dirinya mengucapkan terima kasih dan merasa bangga, bahwa banyak petani buah-buahan lokal di berbagai daerah di Aceh, telah berhasil mengembangkan tanaman buah lokal secara baik dan bagus, sehingga produksi buah yang dihasilkannya sangat disukai dan harganya terjangkau.
Para petani buah berprestasi itu, kata Cut Yusminar, pantas dan layak mereka menerima penghargaan prima 3 tersebut, karena berkat ketekunannya dalam menanam buah-buahan, di daerah ini telah tersedia produksi buah yang berkualitas dengan berbagai bentuk dan ragam jenis.
Contohnya buah Alpukat, jenisnya dan bentuk buahnya cukup banyak, bulat sedang, bulat memanjang, dengan berbagai rasa dan aroma khususnya. Begitu juga buah pepaya, jeruk besar, lemon, jeruk keprok, jambu Jamaika, salak dan lainnya.
Acara gelar Konsumsi Buah Lokal ini, kata Cut Yusminar, juga dimanfaatkan untuk memamerkan kembali sejumlah buah-buahan lokal yang sudah mulai langka, guna memotivasi petani buah lokal untuk mengembangkannya kembali.
Baca juga: Wanita Afghanistan Disarankan Pakai Burqa dan Tinggalkan Ponsel Saat ke Bandara Kabul
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir Cut Huzaimah MP mengatakan pemerintah setiap tahunnya mengelar Gerakan Konsumsi Buah Lokal ini, sebenarnya untuk meningkatkan masyarakat mengonsumsi buah lokal.
Kemudian, untuk mengedukasi petani dan masyarakat, dalam mengembangkan tanaman buah-buahan lokal, tidak menggunakan pupuk kimia dan non organik, melainkan pupuk organik, sehingga produksi buahnya menjadi lebih higienis lagi dan bervitamin yang banyak.
Dalam suasana kondisi pandemi covid 19 saat ini, kata Cut Huzaimah, untuk meningkatkan imunitas daya tahan tubuh, kita perlu banyak makan buah-buahan lokal yang higienis dan bervitamin tinggi, agar kekuatan daya tahan tubuh kita terhadap berbagai serangan virus menjadi lebih kuat.
Pada setiap buah, kata Cut Huzaimah, selalu terdapat vitamin C, A, D dan berbagai vitamin lainnya, yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengobati tubuh yang sakit dari serangan berbagai bakteri dan virus, termasuk virus corona.
Untuk mengembalikan daya tahan tubuh yang lemah akibat serangan bakteri dan virus, kata Cut Huzaimah, para dokter memberikan obat vitamin dalam bentuk kapsul dan lainnya. Padahal, vitamin yang diberikan kepada pasien covid 19 tersebut, berasal dari berbagai buah-buahan lokal, yaitu jeruk, jambu, pepaya, buah naga, manggis, yang sangat mudah kita peroleh di pasar lokal dengan harga yang terjangkau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-989998.jpg)