Breaking News:

CPNS 2021

Peserta Ujian SKD CPNS dan PPPK 2021 Wajib Swab PCR atau Antigen, Berikut Daftar 742 Laboratorium

Melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/FIRDHA USTIN
Ilustrasi Tes Swab Antigen - Peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan PPPK 2021 wajib melakukan pemeriksaan swab PCR atau Rapid test Antigen Covid-19. 

SERAMBINEWS.COM – Peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan PPPK 2021 wajib melakukan pemeriksaan swab test PCR atau Rapid test Antigen Covid-19.

Ketentuan tersebut berdasarkan Surat Edaran Nomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021 perihal Penyampaian Jadwal SKD CPNS, Seleksi Kompetensi PPPK NonGuru Tahun 2021, dan Rekomendasi Ketua Satgas Covid-19.

Surat Edaran tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen pada Senin (23/8/2021).

“Melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN Tahun 2021,” bunyi poin kesatu.

Peserta SKD juga diwajibkan double masker, dengan menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan masker kain di bagian luar, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga: Kimia Farma Turunkan Biaya Tes PCR Jadi Rp 495 Ribu, Tarif Swab Antigen Juga Ikut Turun

Baca juga: Harga Tes PCR di 70 Bandara di Dunia, Di Indonesia Sempat Diprotes Karena Mahal

Khusus bagi peserta seleksi di Jawa, Madura, dan Bali, wajib sudah divaksin Covid-19 dosis pertama

Peserta ujian juga wajib mengisi formulir Deklarasi Sehat yang dapat diunduh di laman www.sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian, dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.

Harga tes PCR

Dilansir dari Kontan.co.id, pemerintah menetapkan harga tes Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT- PCR) turun menjadi Rp 495.000 di Jawa Bali. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memutuskan harga tes PCR turun mulai Selasa (17/8/2021).

Aturan harga tes PCR turun tercantum dalam Surat Edaran Nomor: HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT- PCR).

Sebelumnya, harga tes PCR tertuang di Surat Edaran Nomor: HK. 02.02/I/3713/2020 pada Oktober 2020. Sesuai aturan tersebut, harga tes PCR maksimal Rp 900.000.

Baca juga: Stok Alat Uji Swab Sudah Lama Kosong di RSU Cut Meutia Aceh Utara

Lalu dengan aturan yang baru, harga tes PCR turun menjadi sebagai berikut:

> Harga tes RT- PCR di Pulau Jawa dan Bali turun menjadi maksimal sebesar Rp 495.000

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved