Rabu, 3 Juni 2026

Internasional

Pasukan Lebanon Gerebek Penimbunan Jutaan Liter Bahan Bakar, Obat-obatan dan Susu

Pasukan keamanan Lebanon menemukan jutaan liter bahan bakar bersubsidi yang disembunyikan di tangki bawah tanah.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Seratusan kendaraan antre di depan sebuah SPBU di Beirut, Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pasukan keamanan Lebanon menemukan jutaan liter bahan bakar bersubsidi yang disembunyikan di tangki bawah tanah.

Direncanakan, akan dijual di pasar gelap dengan harga tinggi.

Beberapa tangki hanya tertutup pasir.

Obat “monopoli” dan susu formula juga disita.

Berita tentang penimbunan hanya menambah kemarahan warga Lebanon.

Mereka telah menderita karena kekurangan bahan bakar dan obat-obatan selama berbulan-bulan.

Antrean panjang di luar SPBU dan rak kosong di apotek biasa terjadi di seluruh negeri.

Jumlah terbesar bahan bakar bersubsidi tersembunyi ditemukan di Hawsh Al-Omara di Zahle, Bekaa, di mana lebih dari 1,5 juta liter bensin disita.

Penjabat Menteri Kesehatan Hamad Hassan Lebanon menyerbu depot di selatan Lebanon dan daerah Shouf yang berisi obat-obatan yang hilang dari apotek, juga membuat warga marah.

Depo tersebut berisi obat-obatan yang dapat mengobati pasien virus Corona, tekanan darah tinggi dan gangguan pernapasan.

Baca juga: Iran Siap Kirim Lebih banyak Lagi Bahan Bakar ke Lebanon

Antibiotik dan ribuan susu formula, semuanya disubsidi dengan tarif resmi 1.500 LBP atau 1 dolar AS juga ditemukan.

"Penggerebekan didasarkan pada sistem pelacakan elektronik obat 'dimonopoli'," kata Hassan.
“Sistemnya sangat tepat dan akurat," tambahnya.

Pelaku penimbunan, Hussein Fneish, saudara menteri Hizbullah Mohammed Fneish, dan Issam Ahmed Khalifa, Perusahaan NewPharm Lebanon.

Sedangkan Bank Sentral Lebanon belum membuka jalur kredit untuk impor selama tiga bulan karena undang-undang diberlakukan untuk melarang impor gratis.

“Kampanye dan penggerebekan keamanan ini seharusnya dilakukan lebih awal,” kata Issam Araji, Kepala Komite Parlemen Kesehatan kepada Arab News, Kamis (26/8/2021).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved