Sabtu, 9 Mei 2026

Real Madrid Tawar Kylian Mbappe Rp2,72 Triliun, PSG Minta Rp3,75 Triliun

Hal itu terjadi setelah Real Madrid secara resmi memberikan penawaran mereka untuk memboyong Mbappe dari PSG.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TWITTER.COM/CHAMPIONSLEAGUE
Selebrasi Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe usai menjebol gawang Manchester United pada laga leg pertama babak 16 besar di Stadion Old Trafford, Selasa (12/2/2019) atau Rabu dini hari WIB. 

SERAMBINEWS.COM - Paris Saint-Germain merasa tawaran Real Madrid tidak cukup dan meminta Rp3,75 triliun untuk transfer Kylian Mbappe.

Pembicaraan soal masa depan bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, makin menjadi-jadi.

Hal itu terjadi setelah Real Madrid secara resmi memberikan penawaran mereka untuk memboyong Mbappe dari PSG.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Real Madrid mengajukan tawaran sebesar 160 juta euro atau sekitar Rp2,72 triliun.

Akan tetapi, tanpa basa-basi, PSG langsung menolak tawaran dari Real Madrid tersebut.

Bahkan, Direktur Olahraga PSG, Leonardo, sempat menyampaikan bahwa Real Madrid telah melakukan hal yang tidak etis.

Leonardo menuduh Real Madrid melakukan pendekatan secara diam-diam kepada Mbappe.

Bahkan, hal tersebut bisa membuat Mbappe tak mau memperpanjang kontraknya di PSG.

Padahal, Les Parisiens telah memberikan penawaran kontrak baru sebanyak tiga kali kepada penyerang berusia 22 tahun itu.

Leonardo pun menyampaikan bahwa Mbappe bisa pergi dari PSG jika memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak klub.

Bek Paris Saint-Germain, Abdou Diallo (kiri), memeluk rekan setimnya, Kylian Mbappe
 

Pernyataan dari Leonardo itu sebenarnya memberikan sinyal kepada Real Madrid.

Real Madrid bisa saja membawa pergi Mbappe dari PSG jika memenuhi syarat tertentu.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, salah satu syaratnya adalah berhubungan dengan harga.

PSG dikabarkan menginginkan harga sebesar 220 juta euro atau setara dengan Rp3,75 triliun untuk Mbappe.

Hal tersebut dilakukan PSG karena ingin mendapatkan untung dari pembelian Mbappe dari AS Monaco.

PSG membeli Mbappe dari AS Monaco dengan biaya sebesar 145 juta euro.

AS Monaco juga berhak mendapatkan komisi sebesar 35 juta euro kalau Mbappe memperpanjang kontrak di PSG atau dijual ke klub lain.

Oleh karena itu, jika PSG hanya mendapatkan 160 juta euro, mereka tidak akan menerima untung.

 
PSG ingin menerima untung sebesar 40 juta euro karena keluar uang sebesar 180 juta euro.

Baca juga: Tolak Tawaran Fantastis dari Real Madrid untuk Kylian Mbappe, Apa PSG Tak Butuh Duit Rp 2,7 Triliun?

Baca juga: Kylian Mbappe Mau Gabung ke Real Madrid, Carlo Ancelotti: Saya Tak Peduli

Ultimatum Kerabat Presiden PSG untuk Real Madrid soal Kylian Mbappe

Real Madrid telah diberi ultimatum oleh kerabat presiden Paris Saint-Germain (PSG) soal transfer Kylian Mbappe.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Real Madrid sudah melayangkan tawaran sebesar 160 juta euro (sekitar Rp 2,7 triliun) kepada PSG untuk salah satu pemainnya, Kylian Mbappe.

PSG pun langsung menanggapi tawaran Real Madrid itu tak lama setelah proposal transfer Kylian Mbappe sampai di meja mereka.

Jawaban PSG adalah menolaknya.

PSG menolak tawaran tersebut karena nilainya masih belum menemui banderol yang mereka pasang untuk sang pemain.

Tidak diketahui berapa harga yang diminta PSG untuk seorang Mbappe.

Namun, Leonardo selaku direktur olahraga PSG, sudah mengonfirmasi bahwa tawaran Real Madrid masih kurang.

"Kami rasa tawaran itu tidak cukup," kata Leonardo seperti dilansir BolaSport.com dari Marca.

"Saya tidak akan mengonfirmasi nilainya, tetapi itu sekitar 160 juta euro."

"Tawaran itu kurang dari apa yang kami keluarkan untuknya (180 juta euro atau sekitar Rp 3 triliun)," ucap Leonardo menambahkan.

Selain nilai transfer, cara yang dipakai Real Madrid dalam menawar Mbappe juga menjadi alasan lain mengapa PSG menolak tawaran 16 juta euro itu.

Menurut Leonardo, cara yang dipakai Real Madrid tidak sopan.

"Masalahnya bukan itu (harga) saja," ungkap pria asal Brasil itu.

"Ini lebih ke cara mereka melakukan semua ini, itu tidak sopan."

"Kami telah melakukan segalanya agar Mbappe tetap bersama kami dan dengan satu minggu lagi kami tidak akan mengubah rencana. Kylian adalah pusat proyek, tetapi dia tidak di atasnya."

"Namun, jika dia bertahan atau pergi, itu akan selalu berdasarkan persyaratan kami."

"Jika dia ingin pergi, dia akan pergi, tetapi dengan persyaratan kami seperti pemain lain."

"Kami tidak dapat mengubah rencana seminggu sebelum pasar tutup. Jika seorang pemain ingin pergi, dia akan pergi, tetapi dengan persyaratan kami," tutur Leonardo menegaskan.

Setelah mendapat penolakan, Real Madrid kabarnya langsung menyiapkan tawaran kedua untuk Mbappe.

Menurut laporan Eurosport yang dilansir BolaSport.com, dalam tawaran keduanya nanti Real Madrid akan memasukkan cek senilai 180 juta euro.

Itu adalah jumlah maksimal yang disiapkan Real Madrid untuk Mbappe dan klub ibukota Spanyol itu yakin tawaran keduanya akan berhasil.

Meski sudah yakin tawarannya tidak akan ditolak, namun semua keputusan masih ada di tangan PSG, apakah mereka mau melepas Mbappe dengan harga 180 juta euro, persis dengan jumlah yang mereka keluarkan saat membelinya dari AS Monaco tiga tahun lalu.

Atau, PSG akan menolaknya dan memilih berjuang meyakinkan Mbappe agar mau menandatangani kontrak baru.

Terlepas dari itu, Real Madrid sepertinya tidak bisa main-main ketika mengirim tawaran keduanya nanti.

Pasalnya, mereka sudah diultimatum oleh kerabat presiden PSG Nasser Al-Khelaifi, Khalifa Bin Hamad Al-Thani.

Khalifah bin Hamad Al Thani adalah anggota keluarga sekaligus orang yang sangat dekat dengan Nasser Al-Khelaifi.

Melalui sebuah cuitan di Twitter pribadinya, Khalifa Al-Thani memerintahkan Real Madrid agar segera mengubunginya dan juga PSG jika sudah bisa menyiapkan tawaran dengan nilai sesuai permintaan mereka.

Jika tidak, maka Real Madrid mau tak mau harus mengubur asa untuk mendatangkan Mbappe pada musim panas ini dan mengarungi musim 2021-2022 bersama Gareth Bale, atau pemain golf jika menurut penuturan Al-Thani.

"Jika Anda setuju dengan harga yang ditentukan, hubungi kami," cuit Al-Thani.

"Atau selesaikan musim dengan pegolf," tambahnya.

Al-Thani sendiri merupakan orang yang cukup berpengaruh di PSG.

Hal itu dapat dibuktikan dengan Al-Thani yang pernah lebih dulu menyatakan bahwa Lionel Messi dan PSG sudah sepakat untuk transfer sebelum klub Liga Prancis itu mengeluarkan pernyataan resmi.

Beberapa hari setelahnya, cuitan Al-Thani menjadi kenyataan, PSG mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk mengontrak Lionel Messi.

 
Bomber berusia 34 tahun itu bergabung dengan Les Parisiens mulai musim 2021-2022 sampai akhir musim 2022-2023.

Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 di Aceh Tamiang Meninggal, Sudah 105 Jiwa, Zona Merah Seusai Live Music

Baca juga: Dayah Darussa’adah Cot Tarom Jeumpa Bireuen Terus Berbenah

Baca juga: Kemenkes Minta Masyarakat Kawal Tarif Baru PCR, Laporkan Kalau Melanggar

BOLASPORT.COM : Tawaran Real Madrid Tak Cukup, PSG Minta Rp3,75 Triliun untuk Transfer Kylian Mbappe

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved