Breaking News:

Bos Yakuza Jepang Divonis Hukuman Mati, Inilah 4 Kasus Pembunuhan yang Menyeret Satoru Nomura

Satoru Nomura (74) divonis hukuman mati oleh Hakim Ketua Tsutomu Adachi di Pengadilan Distrik Fukuoka 24 Agustus 2021 jam 16.00 waktu Jepang.

Editor: Faisal Zamzami
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Satoru Nomura (kiri) bos Kudokai Kita Kyushu Jepang dan Fumio Taue (kanan) Chairman, orang nomor dua Kudokai. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo) 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Mafia Jepang Yakuza diketahui memiliki senjata api. Namun kepemilikan senapan otomatis, granat, dan peluncur roket bukanlah hal yang biasa kalau bukan oleh Kudokai, kelompok gengster yang paling ditakuti di Jepang di masa lalu.

Pada bulan Februari 2010, Presiden Kudo-kai dan  Satoru Nomura menghadiri pemakaman ketua ke-4 Inagawa-kai. Pada tahun 2011, ia menjadi presiden Kudo-kai.

Satoru Nomura (74) divonis hukuman mati oleh Hakim Ketua Tsutomu Adachi di Pengadilan Distrik Fukuoka 24 Agustus 2021 jam 16.00 waktu Jepang.

Walaupun dianggap tak ada bukti kuat keterkaitan pembunuhan dengan dirinya, namun 88 saksi termasuk anggota Kudokai, mengakhiri bantahannya selama ini dan divonis hukuman mati.

Ada banyak organisasi gangster yang dikenal sebagai "prajurit", tetapi "Kudokai" yang berbasis di Kitakyushu sejauh ini adalah yang terbaik. Itulah anggota kalangan bawah tanah di Jepang.

"Tidak heran salah satu citra itu terbentuk karena memiliki peralatan militer berat seperti itu," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (27/8/2021).

Jumlah anggota sekitar 270 (per akhir tahun lalu). Dikatakan bahwa kekuatan itu akan meluas tidak hanya ke wilayah Kyushu tetapi juga ke wilayah metropolitan.

Kudokai memiliki senapan otomatis, granat, dan peluncur roket, dan telah menyebabkan banyak serangan terhadap warga.

Tidak heran sejak 2012, Kudokai telah ditetapkan sebagai satu-satunya "Kelompok Bahaya Khusus Sebagai Boryokudan" berdasarkan Undang-Undang Kekerasan yang direvisi.

Presiden (kumicho)  Satoru Nomura (74), yang merupakan kepala "Kudokai", dijatuhi hukuman mati, dan Ketua (kaicho) Fumio Tagami dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Kedua terdakwa didakwa dengan empat kasus berikut.

Bos mafia yakuza, Satoru Nomura (74), dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Distrik Fukuoka, Jepang, Selasa (24/8/2021). Nomura dinyatakan bersalah atas perintah pembunuhan dan serangan terhadap tiga warga Negeri Sakura.
Bos mafia yakuza, Satoru Nomura (74), dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Distrik Fukuoka, Jepang, Selasa (24/8/2021). Nomura dinyatakan bersalah atas perintah pembunuhan dan serangan terhadap tiga warga Negeri Sakura. (DOK KOTA KITAKYUSHU via TRIBUNNEWS)

Baca juga: Setelah Dijatuhi Hukuman Mati, Satoru Nomura Bos Yakuza Jepang Ancam Hakim

Pada Februari 1998, mantan Koperasi Nelayan ditembak mati

Seorang pria yang merupakan mantan kepala koperasi perikanan ditembak mati di jalan di Kokurakita-ku, Kitakyushu.

Pada bulan April 2012, insiden penembakan mantan Inspektur Polisi Prefektur Fukuoka

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved