Liga 1
Persik Kediri Punya Kenangan Manis di Stadion GBK, Joko Susilo Bicara Peluang Hadapi Bali United
Persik Kediri akan menghadapi Bali United dalam laga pembuka Liga 1 2021 di Stadion Gelora Bungkarno malam ini, Jumat (21/8/2021) pukul 19.00 WIB
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM – Persik Kediri akan menghadapi Bali United dalam laga pembuka Liga 1 2021 di Stadion Gelora Bungkarno (GBK) malam ini, Jumat (21/8/2021) pukul 19.00 WIB
Menghadapi Bali United pada laga pembuka Liga 1 2021 malam ini, Persik Kediri berharap memori manis mereka kembali terulang.
Dalam beberapa kesempatan berlaga di Stadion GBK, tim berjuluk Macan Putih itu sukses mendulang poin maksimal.
Salah satunya laga manis yang tercipta saat menghadapi Persija Jakarta pada gelaran ISL 2008-2009 lalu.
Saat itu, Persik Kediri berhasil menjungkalkan Persija Jakarta dengan skor kemenangan 1-3.
Baca juga: Jelang Liga 2, Persis Solo Pinjamkan Eks Bintang Persiraja Zamrony, Kembali Reuni di PSPS Riau
Baca juga: Bali United vs Persik Jadi Partai Pembuka Liga 1, Bhayangkara FC vs Persiraja, Berikut Jadwalnya
Berkaca dari rekor tersebut, Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo meyakini hal itu akan meningkatkan konfidensi pemain saat menghadapi Bali United.
Dia juga optimistis dapat melanjutkan dan mengulang hasil manis tersebut pada laga pembuka.
“Tentu kami mempunyai keyakinan itu karena konfiden itu sangat penting untuk tim,” ucap Joko Susilo, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Jumat (27/8/2021).
Menghadapi tim yang memiliki komposisi tim yang cukup bagus dan merata, Joko Susilo tidak merasa minder.
Dia justru merasa tertantang dan termotivasi timnya bisa memetik poin dari laga melawan Bali United.
Menurutnya wajar apabila banyak pihak memilih menjagokan Bali United daripada Persik Kediri di pertandingan pembuka malam ini.
Namun sebelum wasit meniup peluit panjang, dia mengatakan peluang kedua tim sama-sama besar untuk meraih kemenangan pertama.
“Peluang kita sama 50:50, tapi bagi orang luar kami sadar bahwa pasti akan jauh lebih banyak menjagokan Bali United. Itu wajar karena situasi ini semua,” ungkap eks pelatih Arema FC itu.
“Tapi kami punya konfiden, jadi kalau punya semangat, punya tekad, dan kami punya spirit. Itu modal yang cukup bagus menurut saya,” tandasnya.
Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pemain dan Ofisial Wajib PCR dan Vaksin
Mitos Laga Pembuka
Sementara itu, Bali United berada di bawah bayang-bayang tradisi buruk dalam setiap laga pembuka liga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/liga-1-2021-bali-united-vs-persik-kediri.jpg)