Breaking News:

Industri Pasar Modal

BEI Berikan Stimulus bagi Perusahaan dan Calon Perusahaan yang Sudah Tercatat

Stimulus ini untuk menumbuhkan optimisme pasar terhadap stabilitas pertumbuhan industri pasar modal serta sektor keuangan nasional.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Taufik Hidayat
TRIBUNNEWS.COM
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebagai upaya mendukung program pemerintah dan industri pasar modal Indonesia dalam penanggulangan dampak Pandemi Covid-19, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menetapkan kembali stimulus yang akan diberikan kepada para pemangku kepentingan pasar modal, khususnya Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat.

Tujuan dari stimulus ini adalah untuk dapat meringankan beban ekonomi yang sedang dihadapi, dan diharapkan pula dapat menumbuhkan optimisme pasar terhadap stabilitas pertumbuhan industri pasar modal serta sektor keuangan nasional akibat Pandemi Covid-19.

Sekretaris Perusahaan PT BEI, Yulianto Aji Sadono, Sabtu (28/8/2021) menyampaikan berdasarkan surat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nomor S-135/D.04/2021 tanggal 19 Agustus 2021, BEI akan memberikan dukungan berupa stimulus atau kebijakan khusus terhadap kewajiban pembayaran biaya pencatatan awal saham dan biaya pencatatan saham tambahan yang dipotong sebesar 50 persen dari perhitungan nilai masing-masing biaya bagi Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat dengan sejumlah ketentuan.

Yaitu pertama, biaya pencatatan awal saham terdiri atas Ketentuan VII.2.1. Lampiran I Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat serta Ketentuan VII.2. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.

Kedua, biaya pencatatan saham tambahan terdiri atas ketentuan VIII.4.1. Lampiran II Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat  Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat serta ketentuan VII.4. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.

Dikatakan, kebijakan tersebut dituangkan dalam Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00069/BEI/08-2021 tanggal 27 Agustus 2021 perihal ”Kebijakan Khusus atas Biaya Pencatatan Awal Saham dan Biaya Pencatatan Saham Tambahan.” Kebijakan ini akan diberlakukan sejak 30 Agustus 2021 hingga 30 Desember 2021.(*)

Baca juga: TM Ichsan, Pemain Bhayangkara FC Akhiri Masa Lajang, Nikahi Cut Putri Balqis

Baca juga: Harga Bawang Merah Kembali Turun di Gayo Lues

Baca juga: Mabes Polri Gelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwil IV Itwasum di Polda Aceh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved