Berbeda dengan Indonesia, Artis di China Langsung Dihapus dari Internet Jika Tersandung Skandal
China melarang platform hiburan menerbitkan daftar popularitas dan mengatur penjualan merchandise artis setelah serangkaian kontroversi
Pengaturan ulang promosi selebriti secara digital juga akan dilakukan dengan melarang pembuatan daftar peringkat selebriti berdasarkan popularitas.
CAC juga menindak eksploitasi finansial penggemar melalui penjualan merchandise dan voting berbayar guna membatasi akses anak di bawah umur.
Sebelumnya, platform streaming video China, iQIYI mengumumkan akan berhenti menayangkan program kompetisi idola akibat peningkatan kritik pemerintah terhadap dunia hiburan, dikutip dari Pandaily, Kamis (26/8/2021).
“iQIYI, bersama dengan platform lain, selalu bersikeras untuk menarik garis yang jelas dengan tren yang tidak sehat di industri, menolak pembayaran tidak masuk akan dan penghindaran pajak,” ungkap Gong Yu, Direktur Asosiasi Televisi China dan pendiri serta CEO iQIYI pada simposium China TV Artists Association (CTAA), Rabu (25/8/2021).
Pertemuan CTAA membahas fenomena ilegal dalam industri hiburan, seperti budaya penggemar, ekonomi penggemar, artis populer, kontrak ganda dan gaji yang terlalu tinggi.
CTAA juga menganalisis penyebab dan kerugian dari fenomena itu agar budaya penggemar tidak semakin berkembang di China.
(*)
Artikel ini telah tayang di Sosok.id dengan judul Berbanding Terbalik dengan Indonesia, Artis-artis di China yang Tersandung Skandal Langsung Dihapus dari Internet
Baca juga: Kabar Baru Fany Octora, Dulu Ditalak Pejabat Lewat SMS Usai Dinikahi 4 Hari, Kini Sudah Nikah Lagi
Baca juga: VIDEO Presiden Jokowi Menggelar Pertemuan dengan Pimpinan Partai Koalisi Pendukung Pemerintah
Baca juga: Fakta Pemuda Bunuh Ayah dan Abang Kandung di Medan, Sosok Pelaku hingga Sujud Depan Jenazah Ayahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/foto-viral-kris-wu-di-dalam-tahanan.jpg)