Rabu, 29 April 2026

Update Corona di Lhokseumawe

Lhokseumawe Zona Merah dan PPKM Level 4, Mulai Besok, Proses Belajar Mengajar Kembali Daring 

Belajar dalam jaringan (daring) atau secara online ini termasuk untuk tingkat SD dan SMP yang berada di bawah Disdikbud Lhokseumawe.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Saiful Bahri
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Ibrahim 

Belajar dalam jaringan (daring) atau secara online ini termasuk untuk tingkat SD dan SMP yang berada di bawah Disdikbud Lhokseumawe

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Kota Lhokseumawe memastikan mulai Senin (30/8/2021) besok proses belajar mengajar atau PBM digelar daring. 

Belajar dalam jaringan (daring) atau secara online ini termasuk untuk tingkat SD dan SMP yang berada di bawah Disdikbud Lhokseumawe

Hal ini menyusul status Kota Lhokseumawe sudah zona merah dan mulai diberlakukan PPKM Level 4.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Ibrahim, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Minggu (29/8/2021) malam.

Ia membenarkan saat ini sudah ada keputusan kalau sekolah kembali digelar secara daring.

"Sesuai hasil rapat koordinasi para unsur pimpinan, berhubung Lhokseumawe zona merah, maka sementara ini PBM kembali digelar secara daring hingga batas waktu belum ditentukan.

Kita akan terus berkoordinasi dengan unsur pimpinan. Saat kondisi mulai membaik, dan sudah ada petunjuk kembali dari pimpinan, maka PBM pastinya akan segera kita gelar secara tatap muka kembali," kata  Ibrahim.

Sebelumnya juga sempat daring

Menurut catatan Serambinews.com, PBM daring sempat terjadi di Kota Lhokseumawe saat awal pandemi Covid-19, yakni pada Maret - Oktober 2020 atau selama delapan bulan.

Namun mulai November 2020, PBM mulai digeĺar secara tatap muka kembali. Tapi dengan aturan ketat yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Di mana aturan yang diterapkan saat PBM secara tatap muka : 

Pertama, jumlah siswa untuk satu ruangan berkurang 50 persen dari jumlah di masa normal. 

Bila dulunya satu ruang, ada 30 murid, sekarang ini menjadi 15 murid. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved