Kesulitan BBM
Nelayan Tradisional Abdya Kesulitan Mendapatkan BBM, Begini Tanggapan Ketua DPRA
Bahkan, kata Safar, saat nelayan pergi membeli BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), pengelola terkesan diskriminatif terhadap nelayan
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmat Aceh Barat Daya I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Sejumlah nelayan di Aceh Barat Daya (Abdya) kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin SSos seusai melakukan pertemuan dengan para nelayan dalam rangka melaksanakan kegiatan ke II Tahun Anggaran 2021 Dapil IX, Minggu (29/8/2021) di PPI Ujung Serangga, Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh.
“Hasil pertemuan saya dengan di Susoh tadi, saya mendapatkan informasi bahwa para nelayan di Abdya, banyak yang tidak mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar,” ujar Safaruddin.
Baca juga: GEGER, Bayi Laki-Laki Hanya Pakai Pempes Menangis Dipinggir Jalan Bireuen-Takengon
Bahkan, kata Safar, saat nelayan pergi membeli BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), pengelola terkesan diskriminatif terhadap nelayan kecil.
Baca juga: Ramli MS Akan Tuntaskan Jalan Ring Road Agar tak Ada Lagi Desa-desa Terisolir
“Menurut mereka, BBM bersubsidi ini banyak dijual kepada boat besar saja, sementara para nelayan tradisional sering tidak dapat, akibatnya nelayan tidak bisa pergi melaut,” ungkapnya.
Terkait masalah itu, Safar berjanji akan menyampaikan persoalan itu ke pihak pengelola dan Pertamina. Sehingga, ke depannya masyarakat kecil tidak kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.
"Kita berharap, pihak pengelola agar tidak melakukan diskriminasi lagi, jika tidak, maka kami akan menyurati Pertamina untuk mengambil tindakan tegas,” pungkas politikus Gerindra tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nelayan-9769uyhj.jpg)