Berita Lhokseumawe
PT Pertamina dan PT Pelindo belum Modali KEK Arun, Ini Tanggapan Serta Saran Ketua Komisi II DPRA
Padahal, kedua perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN itu sebagai konsorsium pengusul Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Arun Lhokseumawe.
Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
Marthunis mengatakan baru dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang berkontribusi merealisasikan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Arun, Lhokseumawe.
Kedua perusahaan itu, yakni PT Pupuk Iskandar Muda atau PT PIM dan PT PLN yang nilai investasi kedua perusahaan BUMN ini mencapai sekitar Rp 3,3 triliun.
Sedangkan perusahaan lainnya belum. Padahal KEK Arun sudah ditetapkan sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 5 tahun 2017 tentang Penetapan Arun Lhokseumawe sebagai KEK.
“Realisasi investasi sekitar Rp 3,3 triliun itu berasal dari PT PIM dan PT PLN yang telah berada di lokasi tersebut,” kata Marthunis.
Bentuk investasi yang dilakukan PT PIM, kata Marthunis, mereka masih tetap mengoperasikan pabrik pupuk ureanya yang sudah ada sebelumnya adanya KEK Arun dan kini sedang membangun pabrik pupuk NPK.
Baca juga: Perjuangkan Pengembangan KEK Arun, Plt Gubernur Sampaikan Sejumlah Kendala di Jakarta
"Sedangkan PT PLN telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dua kali di KEK Arun.
Pertama berkapasitas 1 x 100 MW pada awal Arun Lhok Lhokseumawe ditetapkan sebagai KEK tahun 2017.
Dua tahun kemudian, PT PLN membangun kembali PLTMG berkapasitas 2 x 100 MW atau dua kali lebih besar dibanding sebelumnya," kata Marthunis.
Marthunis mengatakan kedua proyek PLTMG itu sudah beroperasi dan berdampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah Aceh.
Terutama di wilayah pantai timur utara hingga Aceh Besar dan ibu kota Aceh, yakni Banda Aceh.
Sebelum kedua proyek itu hadir di KEK Arun, kata Marthunis, wilayah lintas timur utara Aceh hingga Kota Banda Aceh sering kena giliran jadwal mati lampu.
Pasalnya, wilayah ini belum memiliki sumber tenaga listrik yang bisa memenuhi kebutuhan.
Baca juga: Bertemu Menko Perekonomian, Nova Minta Dukungan Kelanjutan Pembangunan KEK Arun
"Sekarang ini sudah jarang mati lampu. Kalau ada pemadaman listrik, hanya sebentar karena ada gangguan pada jaringan listrik bertegangan tinggi," jelas Marthunis.
Marthunis menambahkan, PT PLN membangun dua proyek PLTMG di KEK Arun Lhokseumawe karena potensi sumber gas PLTMG di sana sangat besar.
Begitu juga PT PIM membangun pabrik pupuk NPK, karena sumber bahan baku gas untuk pembuatan pupuk NPK masih tersedia dalam jangka waktu lama.