Minggu, 31 Mei 2026

Internasional

Inggris Siap Tampung Pasukan Khusus Afghanistan Jadi Tentara Angkatan Darat

Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan untuk memasukkan Pasukan Khusus Afghanistan yang dievakuasi ke dalam tentara Inggris.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Jonathan Gifford/Kementerian Pertahanan
asukan Inggris menaiki penerbangan terakhir dari Kabul, Afghanistan pada Sabtu (28/8/2021 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan untuk memasukkan Pasukan Khusus Afghanistan yang dievakuasi ke dalam tentara Inggris.

Pasukan khusus Afghanistan dapat bergabung dengan Angkatan Darat Inggris.

Tetapi, menjadi bagian dari resimen baru yang sedang dipertimbangkan oleh anggota parlemen Inggris, menurut Telegraph, Senin (30/8/2021).

Ratusan pasukan komando Afghanistan yang telah tiba di Inggris selama beberapa minggu terakhir telah dilatih oleh pasukan Inggris di Afghanistan.

Para menteri saat ini sedang mempertimbangkan proposal untuk mempekerjakan mereka sebagai tentara.

Pengaturannya akan mirip dengan Ghurka, tentara dari Nepal yang direkrut ke Angkatan Darat Inggris, Telegraph melaporkan.

Baca juga: Inggris Mendapat Kritikan, Ratusan Orang Masih Tertinggal di Bandara Kabul

Perdana Menteri Boris Johnson menerbitkan pesan video tentang evakuasi Afghanistan pada Minggu (29/8/2021).

Dia mengatakan pemerintah akan membantu warga Afghanistan yang tiba di Inggris.

Sehingga, dapa berkontribusi dengan cara apapun yang mungkin untuk kehidupan dan ekonomi negara.

Pasukan khusus Afghanistan sangat bagus, menurut standar internasional.

Pasukan Inggris terakhir meninggalkan Afghanistan pada 28 Agustus 2021.

BBersama dengan personel keamanan Afghanistan yang bekerja dengan mereka mengevakuasi pengungsi ke Inggris.

Baca juga: AS dan Inggris Desak Warga Afghanistan Tinggalkan Bandara Kabul, Ancaman ISIS Semakin Meningkat

Pasukan Afghanistan memainkan peran penting dalam Operasi Pitting.

Sebuah operasi militer Inggris untuk mengevakuasi 15.000 orang dari Kabul, dan evakuasi Inggris terbesar sejak Perang Dunia Kedua, menurut Metro .

Jenderal Sir Richard Barrons, mantan Kepala Komando Pasukan Gabungan menggambarkan pasukan khusus Afghanistan sangat baik.

Sumber pertahanan mengatakan kepada surat kabar itu bahwa pasukan Afghanistan dapat dimasukkan ke dalam pasukan Inggris, atau disimpan sebagai unit terpisah.

Empat kadet perwira Afghanistan yang akan bergabung dengan Tentara Nasional Afghanistan sudah terdaftar di Royal Military Academy Sandhurst.

Dengan tiga lagi akan dimulai akhir pekan depan, surat kabar itu melaporkan.

Baca juga: Jelang Tugas Berakhir di Kabul, Tentara Amerika Serikat Jadi Mitra Taliban

Tom Tugendhat, ketua komite urusan luar negeri, mengatakan:

"Kami berlatih dan bertempur bersama banyak orang Afghanistan yang sekarang berada di Inggris."
"Mereka telah membuktikan kesetiaan mereka ribuan kali."

"Jika mereka ingin mengabdi, kita harus menyambut mereka."

"Saya ingin melihat resimen pengintai Afghanistan."(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved