Senin, 27 April 2026

Internasional

Italia Batasi Pergerakan Warga Sisilia, 1.000 Kasus Baru Virus Corona Ditemukan Setiap Hari

Pemerintah Italia memberlakukan pembatasan pergerakan warga Kota Sisilia mulai Senin (30/8/2021). Keputusan itu menjadikan wilayah pertama di Italia

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria mengenakan masker yang diberikan seorang relawan di Kota Sisilia, Italia. 

SERAMBINEWS.COM, MILAN - Pemerintah Italia memberlakukan pembatasan pergerakan warga Kota Sisilia mulai Senin (30/8/2021).

Keputusan itu menjadikan wilayah pertama di Italia yang statusnya berubah sejak pelonggaran musim panas.

Dilansir AP, Sisilia telah melaporkan lebih dari 1.000 kasus virus Corona setiap hari sejak pertengahan Agustus 2021.

Sehingga, melampaui ambang batas untuk jumlah rumah sakit dan tempat tidur perawatan intensif yang ditempati.

Menteri Kesehatan Italia, Roberto Speranza mengatakan pemindahan Sisilia ke zona kuning dari zona putih sebagai konfirmasi virus belum dikalahkan.

Baca juga: Italia Siap Tampung Seribu Pengungsi Lebanon Sampai 2023

Tetapi, prioritasnya untuk terus berinvestasi dalam kampanye vaksin dan prilaku hati-hati dan benar oleh masing-masing warga.

Pembatasan baru datang ketika orang Italia mulai mengurangi liburan musim panas, dengan Sisilia sebagai tujuan populer.

Orang-orang di Sisilia diharuskan memakai masker di luar ruangn.

Bahkan, tempat duduk di restoran dibatasi untuk empat orang di satu meja, bahkan di luar ruangan.

Tidak ada batasan pergerakan dan jam malam, seperti pada zona kuning pada gelombang sebelumnya.(*)

Baca juga: Melbourne Perpanjang Lockdown, Atasi Penyebaran Virus Corona Delta

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved