Senin, 27 April 2026

AS dan Israel Serang Iran

Iran Ajukan Proposal Damai ke AS, Selat Hormuz Dibuka, Perang Diakhiri

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mencair. Iran, melalui mediator Pakistan, mengajukan proposal baru

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MEDSOS
DELEGASI IRAN - Kantor berita Iran Tasnim menerbitkan gambar pertemuan delegasi Iran di Islamabad, sebelum pertemuan para pemimpin delegasi Muhammad Baqir Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Irak dengan Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif. 
Ringkasan Berita:
  • Negosiasi nuklir, menurut proposal tersebut, akan dibahas pada tahap selanjutnya.
  • Laporan Axios pada Minggu (27/4/2026), mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui pembahasan, menyebutkan bahwa langkah ini dimaksudkan sebagai paket de-eskalasi awal demi stabilitas kawasan dan jalur energi global.

 

SERAMBINEWS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mencair. Iran, melalui mediator Pakistan, mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang.

Negosiasi nuklir, menurut proposal tersebut, akan dibahas pada tahap selanjutnya.

Laporan Axios pada Minggu (27/4/2026), mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui pembahasan, menyebutkan bahwa langkah ini dimaksudkan sebagai paket de-eskalasi awal demi stabilitas kawasan dan jalur energi global.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan fokus Teheran pada keamanan pelayaran. Ia menyebut pembicaraan dengan Oman bertujuan mengamankan navigasi yang aman di Selat Hormuz, urat nadi perdagangan energi dunia.

Baca juga: Trump Perintah Tembak di Tempat Kapal Iran yang Memasang Ranjau di Selat Hormuz

Araghchi meninggalkan Oman pada Minggu malam usai “pembicaraan bilateral” dan menyampaikan apresiasi atas peran Muscat sebagai tuan rumah.

“Diskusi penting mengenai isu bilateral dan perkembangan regional. Sebagai negara pesisir Hormuz, fokus kami adalah memastikan transit aman yang bermanfaat bagi semua negara tetangga dan dunia,” tulisnya di X.

Media AS mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui masalah ini, mengatakan bahwa Iran telah menawarkan Washington proposal baru untuk mencapai kesepakatan tentang pembukaan kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, "dengan negosiasi nuklir ditunda ke tahap selanjutnya".

Iran menyampaikan tawaran tersebut melalui perantara Pakistan, seperti yang dilaporkan Axios.

Namun, mencapai kesepakatan tentang Selat Hormuz dan mencabut blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan membuat Trump "tidak memiliki pengaruh nyata untuk membuat Teheran melepaskan persediaan uranium yang diperkaya, dan berkomitmen untuk menangguhkan pengayaan uranium setidaknya selama satu dekade," kata media tersebut.

Kantor berita resmi IRNA melaporkan bahwa menteri luar negeri Iran telah tiba di St Petersburg menjelang pembicaraannya dengan Presiden Putin.

Penerbangan Araghchi menggunakan kode panggilan Minab 168, untuk mengenang anak-anak yang tewas dalam serangan AS-Israel terhadap sebuah sekolah dasar di kota Minab pada tanggal 28 Februari.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved