Jumat, 17 April 2026

Rudal Amerika Serikat Berhasil Cegat Serangan Lima Roket ke Bandara Kabul Afghanistan

Namun pihak kepolisian setempat mengatakan setidaknya satu anak tewas dalam serangan itu, seperti dilansir dari Sputniknews.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/WAKIL KOHSAR
Relawan dan staf medis membawa seorang pria yang terluka parah untuk perawatan setelah dua ledakan dahsyat menewaskan puluhan orang, di luar bandara Kabul, Afghanistan, Kamis (26/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Lima roket ditembakkan ke Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, namun dicegat oleh sistem pertahanan rudal.

Dilansir dari Sputniknews, militer AS menggunakan pertahanan rudal C-RAM.

Tetapi, menurut ABC News, belum dijelaskan apakah semua serangan roket itu berhasil ditangkal system pertahanan AS.

Pejabat yang tidak bersedia diungkap jatidirinya mengatakan laporan awal tidak menunjukkan adanya korban jiwa dari personel AS.

Namun pihak kepolisian setempat mengatakan setidaknya satu anak tewas dalam serangan itu, seperti dilansir dari Sputniknews.

Serangan roket terjadi setelah US Centcom mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak dilakukan pada hari Minggu (29/8/2021) terhadap sebuah kendaraan di Kabul, menghilangkan ancaman ISIS-K ke bandara.

Pada hari Sabtu, militer AS mengatakan bahwa dua pemimpin IS-K tewas dan seorang lainnya terluka dalam serangan udara AS di provinsi Nangarhar, Afghanistan.

Serangan balasan itu menyusul pemboman bunuh diri Kamis di bandara Kabul, yang dilaporkan menewaskan 170 orang, termasuk 13 tentara AS.

Serangan Drone

Serangan roket ini terjadi sehari setelah drone (pesawat tanpa awak) AS meledakkan kendaraan yang diperkirakan berisi pengebom bunuh diri ISIS-K, yang menewaskan sembilan orang.

Kapten Angkatan Laut AS Bill Urban, juru bicara Komando Pusat militer Amerika, menyebut serangan pesawat tak berawak terbaru sebagai tindakan yang diambil untuk membela diri.

Taliban juga mengatakan serangan rudal AS ditujukan untuk membunuh pelaku bom bunuh diri.

"Kendaraan dan orang-orang di dalamnya tewas dalam serangan pesawat tak berawak itu," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Baca juga: Presiden Joe Biden Beri Penghormatan Terakhir, Tentara AS Tewas di Bandara Kabul

Baca juga: Roket Hantam Sebuah Rumah Dekat Bandara Kabul, Seorang Anak Tewas

Dua pejabat militer AS, yang berbicara kepada kantor berita The Associated Press (AP) dengan syarat anonim, menyebut serangan udara itu berhasil dan mengatakan kendaraan itu membawa beberapa pembom.

Serangan itu adalah yang kedua oleh pasukan AS sejak bom bunuh diri Kamis (26/8/2021) di bandara Kabul.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved