Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Uni Emirat Arab Wajibkan Penerima Vaksin Covid-19 Sinopharm Harus Vaksinasi Booster

Uni Emirat Arab pada Minggu (29/8/2021) memerintahkan semua penduduk Penerima vaksin Covid-19 Sinopharm enam bulan lalu harus ditambah Vaksinasi Boost

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
()
Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19 sebelum disuntik ke warga Uni Emirat Arab 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Uni Emirat Arab pada Minggu (29/8/2021) memerintahkan semua penduduk Penerima vaksin Covid-19 Sinopharm enam bulan lalu harus ditambah Vaksinasi Booster atau penguat.

Direncanakan, suntikan penguat pada 20 September 2021 dan penerima vaksin lain tidak perlu dosis ketiga.

UEA menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi menawarkan rejimen booster awal tahun ini.

Menyusul menemukan laporan ketiga di tengah-tengah tentang respons antibodi yang tidak mencukupi.

Abu Dhabi, yang telah menerapkan liburan paling ketat di kawasan itu panas ini, mengeraskan pendiriannya pada Minggu (29/8/2021).

Dikatakan, mereka yang menerima dua dosis Sinopharm tidak akan lagi dapat mengakses tempat-tempat seperti mal, sekolah, dan gym tanpa booster ketiga. 

Baca juga: Maskapai Penerbangan Uni Emirat Arab Tambah Jatah Bagasi ke Beirut

Aturan baru itu menambah pertanyaan yang berkembang tentang perlindungan virus Corona yang ditawarkan oleh vaksin Sinpoharm China.

Selain angka kemanjuran dasar, pabrikan China telah merilis sangat sedikit data publik tentang vaksinnya.

Sehingga, memicu kritik karena kurangnya transparansi.

Meskipun demikian, suntikan tersebut merupakan inti dari kampanye massal China sendiri.

Juga menjadi kunci dari peluncuran UEA, di antara yang tercepat di dunia per kapita.

Pada awalnya, Abu Dhabi secara eksklusif menggunakan Sinopharm untuk peluncurannya.

Baca juga: Kasus Virus Corona Uni Emirat Arab Turun Dibawah 1.000 Orang Untuk Pertama Kali Tahun Ini

Tetapi dalam beberapa bulan terakhir mulai menawarkan Pfizer-BioNTech.

Di seluruh negeri, mayoritas pekerja bergaji rendah dari Afrika, Asia Tenggara, dan Timur Tengah menerima vaksin Sinopharm.

Infeksi di UEA secara bertahap menurun dari puncak yang dicapai pada Januari 2021.

Tetapi jumlah harian kasus baru berkisar sekitar 1.000 per hari, jauh di atas tingkat tahun lalu.

Bahkan ketika lebih dari 75% populasi negara itu telah menerima dua dosis Vaksin Covid-19.(*)

Baca juga: Uni Emirat Arab Serukan DK PBB Lindungi Rute Maritim, Iran Jadi Biang Keladi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved