Rabu, 27 Mei 2026

Iran Setuju Mentransfer Uranium yang Diperkaya Tinggi ke China

Iran telah mengumumkan bahwa mereka siap untuk mentransfer persediaan uranium yang diperkaya tinggi sesuai dengan

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
rappler
Iran saat ini menyimpan lebih dari 400 kilogram uranium yang diperkaya. Menurut para pejabat Israel, jumlah itu cukup untuk membuat hingga 11 bom nuklir jika diperkaya lebih lanjut. Iran selama ini bersikeras program nuklirnya bersifat damai, meski tingkat pengayaan uraniumnya telah mendekati level senjata. 

SERAMBINEWS.COM - Iran telah mengumumkan bahwa mereka siap untuk mentransfer persediaan uranium yang diperkaya tinggi sesuai dengan tuntutan AS, dengan syarat material tersebut ditransfer dan disimpan di China, Al Arabiya, mengutip sumber tingkat tinggi, melaporkan pada 25 Mei.

Teheran mencari jaminan dari China sebelum melanjutkan kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri perang, kata media tersebut.

Baca juga: AS-Iran Kian Memanas, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9, Jet F-35 Ikut Jadi Sasaran

The New York Times, mengutip tiga pejabat Iran, melaporkan pada 24 Mei bahwa masalah uranium yang diperkaya diperkirakan akan dinegosiasikan dengan Amerika Serikat dalam 30 hingga 60 hari ke depan.

Dua pejabat AS mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa kesepakatan potensial akan mengharuskan Iran untuk membuang persediaan uranium yang diperkaya tinggi yang ada. 

Namun, mekanisme bagaimana Teheran akan membuang persediaan ini masih dalam pembahasan.

Sebelumnya Rusia menawarkan untuk menerima uranium yang diperkaya Iran untuk penyimpanan atau pengolahan ulang.  

Diktator Rusia Vladimir Putin membahas gagasan tersebut dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan di Beijing pada 20 Mei.

Putin juga mencoba membujuk Presiden AS Donald Trump tentang proposal tersebut, tetapi Trump menolak, lapor Axios. 

Seorang pejabat AS mengatakan posisi Washington adalah bahwa mereka membutuhkan kendali yang andal atas uranium tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved