Breaking News:

Berita Jakarta

Anggota DPR Minta Dirjen Perhubungan Laut Lanjutkan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Krueng Geukueh

Ilham Pangestu mengatakan, saat melakukan reses ke Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, ia melihat dan mendengar bahwa aktivitas di tempat itu tinggi

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Anggota DPR-RI asal Aceh, Ilham Pangestu minta Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub melanjutkan pembangunan fasilitas di Pelabuhan Krueng Geukueh. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, Ilham Pangestu meminta Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melanjutkan pembangunan fasilitas di Pelabuhan di Krueng Geukueh dalam rangka meningkatkan kegiatan kepelabuhan di sana.

Permintaan itu disampaikan Ilham Pangestu dalam Rapat Dengar Pendapat  Komisi V DPR RI dengan Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/8/2021).

RDP tersebut membahas  Evaluasi Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021 sampai dengan Agustus 2021; Membahas Alokasi Anggaran Menurut Fungsi dan Program Masing-masing Unit Eselon I Kementerian/Lembaga mitra Komisi V.

Ilham Pangestu mengatakan, saat melakukan reses ke Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, ia melihat dan mendengar bahwa aktivitas ke Pelabuhan Krueng Geukuh sangat padat dan tinggi.

Dari pelabuhan tersebut dilakukan ekspor CPO ke berbagai negara, pupuk dan juga jadi akses keluar masuknya kapal pengangkut LPG.

Tapi menurut Ilham Pangestu, fasilitas yang ada di Pelabuhan Krueng Geukueh tidak memadai dan tidak memenuhi syarat, karenanya harus ditingkatkan dan dilengkapi.

Baca juga: Lanal Gelar Vaksinasi di Pelabuhan Krueng Geukueh

Baca juga: Ilham Pangestu: 2021 Satu Trayek Tol Laut ke Aceh, 2022 Replacement Pelabuhan Pulau Banyak

Baca juga: Aceh Dapat Internet Gratis di 19 Titik, Bantuan Anggota DPR RI Ilham Pangestu Melalui Kemenkominfo

Ia mengungkapkan, di Krueng Geukueh  gedung operasional KSOP Lhokseumawe yang dikerjakan tahun anggaran 2021, tidak bisa dimanfaatkan.

Karena pembangunan gedung tidak sesuai dengan perencanaan awal lantaran anggaran terkena refocusing pada 2021. Begitu juga dengan sarana dan prasarana penunjang pelabuhan tidak memadai.

“Mengingat potensi sumber daya alam Aceh yang begitu besar, Aceh  membutuhkan sebuah pelabuhan  yang memadai guna mendukung aktivitas perekonomian dan perdagangan dalam dan luar negeri,” urainya.

“Oleh karena itu, saya minta kepada Dirjen Perhubungan Laut agar melanjutkan pembangunan fasilitas Pelabuhan di Krueng Geukueh, termasuk sarana dan prasarana penunjangnya,” ujar Ilham Pangestu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved