Berita Sabang
Perempuan Asal Sabang Ini Rilis Lima Buku di Tengah Pandemi Covid-19
Dengan demikian, sudah enam buku dirilis perempuan yang sebelumnya suskes sebagai Blogger itu. Pasalnya, pada tahun 2015, ia merilis buku pertama.
Penulis: Mursal Ismail | Editor: Mursal Ismail
Satu lagi oleh Guepedia Publishing dan dua lainnya berupa antologi bersama komunitas Literasi Kayang yang diterbitkan Pilar Pustaka.
Selain dalam bentuk cetak (buku fisik) karya-karya Fadiatur Rahmi juga dapat diakses melalui platform penulisan online seperti KBM aplikasi, Joylada Indonesia dan Noveltoon.
Ada sekitar delapan cerita lainnya di platform online tersebut yang sudah menunggu untuk diterbitkan.
Saat ini Fadiatur Rahmi sedang merampungkan novel sejarah berlatar Sabang di era pendudukan Belanda.
Baca juga: Sosok Sariamin Ismail, Novelis Perempuan Pertama Indonesia yang Menjadi Google Doodle Hari Ini
Novel yang sedang diusahakan terbit di tahun ini juga itu diakui Fadiatur Rahmi butuh perjuangan lebih keras untuk mengumpulkan bukti-bukti sejarah yang berserakan.
Bahkan banyak di antaranya tak tercatat di sejarah Indonesia.
Selain menulis, Fadiatur Rahmi mengungkapkan dirinya juga mengajar di beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dan bekerja di Dinas Syariat Islam Kota Sabang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fadiatur-rahmi-penulis-asal-sabang.jpg)