Berita Banda Aceh
DPW Partai Gelora Indonesia Aceh Laksanakan Konsolidasi di Tiga Wilayah
Sementara di Banda Aceh, menurut M Sufri, konsolidasi diperuntukkan bagi pengurus DPD dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.
Penulis: Jamaluddin | Editor: Nur Nihayati
Sementara di Banda Aceh, menurut M Sufri, konsolidasi diperuntukkan bagi pengurus DPD dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.
Laporan Jamaluddin I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Aceh, melaksanakan kegiatan konsolidasi dengan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora kabupaten/kota.
Konsolidasi di tiga kabupaten/kota yaitu Bireuen, Banda Aceh, dan Nagan Raya berlangsung pada 27-29 Agustus 2021.
Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi DPW Partai Gelora Indonesia Aceh, M Sufri, kepada Serambinews.com, di Banda Aceh, Kamis (2/9/2021), menyebutkan, konsolidasi di Bireuen diikuti oleh peserta dari wilayah pantai timur, pasè, tengah, Pidie Jaya, dan Pidie.
Sementara di Banda Aceh, menurut M Sufri, konsolidasi diperuntukkan bagi pengurus DPD dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.
Sedangkan konsolidasi di Nagan Raya, tambah M Sufri, diikuti oleh peserta dari pantai barat selatan.
"Dalam konsolidasi itu turut mendampingi dari unsur Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gelora, dan Ketua Bangter I Sumatera, M Syahfan," ujar M Sufri.
Baca juga: Rizky Billar dan Lesty ke Medan? Acara Ngunduh Mantu Usung Dua Adat Berbeda, Ini Kakak Billar
Baca juga: Banda Aceh dan Aceh Besar Zona Oranye
Baca juga: Jackie Chan dan Jet Li Masuk Daftar Hitam Pemerintah China, Apa Kasusnya?
Ia menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk menberi pemahaman kepada seluruh pengurus Gelora kabupaten/kota di Aceh guna menyesuaikan semua kegiatan dengan kondisi pendemi Covid-19.
Sebab, menurut M Sufri, pendemi Covid tidak akan ada akhirnya.
Bahkan, sebut M Sufri, besar kemungkinan Pemilu 2024nanti pun masih akan berlangsung dalam suasana kondisi Covid.
Hal ini, kata M Sufri, tentu menjadi pengalaman pertama bagi semua partai politik (parpol), baik parpol lama maupun parpol baru.
"Tentu untuk menghadapi ini juga membutuhkan strategi baru," ucapnya.
Lebih lanjut M Sufri mengatakan, ada juga riset yang dilakukan pada Juli 2021 lalu untuk melihat public mood masyarakat terhadap kondisi terkini.
"Hasilnya, saat ini emosi masyarakat sedang takut, gelisah, marah, dan frustasi dalam menghadapi pendemi.
Selain itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 juga terus menunjukkan tren menurun," jelas M Sufri.
Karena itu, tambah M Sufri, Partai Gelora harus hadir di tengah masyarakat untuk memberi solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang ada. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f0902hhhn.jpg)