Breaking News:

Berita Pidie

Gunakan Pupuk Alami, Abusyik Lakukan Peremajaan Tanaman dari Beureuenun hingga Kota Sigli

"Mari kita galakkan gerakan penyemprotan pupuk alami. Ini penting kita lakukan untuk mengubah pola dari kebiasaan penggunaan pestisida

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas
Bupati Pidie, Roni Ahmad (kanan), Kadis Lingkungan Hidup Pidie, Safrizal S.STP, M.Ec.Dev (kiri) menaruh pupuk khas buatan Abusyik tanpa bahan kimia di tanaman pohon di kawasan Tijue, Pidie, Kamis (2/9/2021). 

"Mari kita galakkan gerakan penyemprotan pupuk alami. Ini penting kita lakukan untuk mengubah pola dari kebiasaan penggunaan pestisida

Laporan Nur Nihayati  |  Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie Roni Ahmad, SE atau yang kerap disapa Abusyik tidak bosan-bosan mengajak jajarannya dalam merubah pola penggunaan pupuk kimia ke pupuk alami.

Hal tersebut terlihat saat Abusyik melakukan peremajaan dan perawatan tumbuhan di median jalan nasional dalam Kabupaten Pidie yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pidie, Kamis (2/9/2021).

Menurut Abusyik penting digalakkan demi menjaga lingkungan bagi anak cucu nantinya tersebut dilaksanakan mulai dari Pasar Beureunuen hingga Kota Sigli.

"Mari kita galakkan gerakan penyemprotan pupuk alami. Ini penting kita lakukan untuk mengubah pola dari kebiasaan penggunaan pestisida yang mengandung zat-zat kimia ke pupuk yang mengandung bahan-bahan alam," terang Abusyik.

Dilanjutkan, penggunaan pupuk kimia yang sudah menahun dilakukan menjadi salah satu alasan masyarakat diserang penyakit.

Hal itu karena dengan penggunaan pupuk yang mengandung zat kimia yang berlebihan sehingga mengakibatkan hasil tanaman menjadi tidak sehat dan menimbulkan berbagai penyakit serta merusak unsur hara tanah.

"Penggunaan pupuk berbahan kimia yang tidak terukur dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan serta merusak kesuburan tanah.

Oleh karena itu mari kita sama-sama menyelamatkan generasi muda ke depan dari hal yang sangat mendasar, yaitu dengan merubah penggunaan bahan yang tidak sehat agar memperoleh lingkungan berkualitas dan sehat,” tutup Abusyik.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya DLH untuk melakukan perawatan dan peremajaan kembali Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di kawasan Kabupaten Pidie.

"Saat ini luasan existing RTH di kita baru 18,65% atau seluas 30,99 Hektar dari target ideal RTH Kabupaten Pidie seluas 166,16 Hekta," jelas Safrizal.

Ia menambahkan, kali ini DLH melakukan perawatan dan peremajaan tanaman menggunakan pupuk alami racikan Abusyik.

"Kita berharap dengan menggunakan pupuk alami yang diracik sendiri oleh Abusyik akan membuat tanah subur dan terbebas dari zat-zat kimia yang tidak baik sehingga pohon akan tumbuh sehat dan hijau nantinya," harapnya.

Turut hadir juga  Dandim 0102/Pidie Letkol Arh Tengku Sony Sonatha SE, M.I.P. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pidie beserta jajaran, Camat Mutiara H. Amir Hamzah. M.Kes, Camat Mutiara Timur Achmad Mulyana S.STP danMahasiswa Mapala Jabal Everest Unigha serta masyarakat atas dukungan dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar.

Baca juga: Kakan Kemenag Juniazi: Qanun Haji Celah Menambah Kuota di Subulussalam

Baca juga: Yuk, Ketahui Makanan-makanan Terbaik untuk Mencegah dan Mengatasi Tekanan Darah Naik

Baca juga: Akan Menikah dengan Teuku Ryan dalam Waktu Dekat, Ria Ricis Ungkap Keinginan Ini

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved