Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Aceh Tamiang Disarankan Ikuti Langsa, Surati Gubernur untuk Mohon Anggaran

Kalau permohonan batuan dana itu dipenuhi, maka tidak salah kalau daerah lain, termasuk Aceh Tamiang mengajukan permohonan serupa.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bupati Aceh Tamiang, Mursil saat meninjau tanggul di Rantaupakam yang jebol diterjang banjir, beberapa waktu lalu. Lokasi ini sebelumnya sudah ditinjau Forkopimda Aceh. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang disarankan juga menyurati Gubernur Aceh dan Presiden RI terkait kondisi keuangan daerah di masa pandemi Covid-19.

Saran ini disampaikan Gerakan Aksi Rakyat Aceh Tamiang (Garang) berdasarkan kebijakan Pemko Langsa yang sudah lebih dahulu mengajukan permohonan anggaran kepada Gubernur Aceh, Mendagri dan Presiden RI dengan alasan kesulitan membiayai kegiatan penylenggaraan pemerintahan akibat berkurangnya penetapan APBK 2021.

“Kalau permohonan batuan dana itu dipenuhi, maka tidak salah kalau daerah lain, termasuk Aceh Tamiang mengajukan permohonan serupa,” kata Koordinator Garang, Chaidir Azhar, Selasa (7/9/2021).

Ai, sapaannya menimpulkan semua daerah saat ini menghadapi persoalan serupa akibat kebijakan refocusing untuk penanggulangan Covid-19.

“Hari ini semua daerah mengalami kondisi yang sama, tidak salah bila Aceh Tamiang memohon anggaran serupa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” sambungnya.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil ketika dikonfirmasi menilai usulan tersebut masuk akal dan layak dicontoh daerah lain. Namun dia menyatakan kondisi Aceh Tamiang berbeda Langsa.

“Saya rasa kebutuhan kita berbeda dengan Langsa, karena hari ini Aceh Tamiang tidak ada kendala dengan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Mursil.

Pernyataan ini dibuktikannya dengan apresiasi dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri untuk Aceh Tamiang karena masuk dalam 10 besar kabupaten/kota tercepat terhadap pemenuhan pembayarani nsentif tenaga kesehatan daerah (Innakesda) tahun 2021.

Baca juga: Gubernur Beri Keringanan Pembayaran PKB bagi Angkutan Barang dan Penumpang Umum Hingga 40 Persen

Baca juga: VIDEO Polres Abdya Tangkap Residivis Curas dan Cabul yang Beraksi di Kawasan Sepi Susoh

Baca juga: Kakek yang Garap Cucu Kandung di Tepi Pantai Lhoknga Dihukum 200 Bulan Penjara

Menurutnya bila permohonan dana ini terealisasi rencananya akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Diakuinya pembangunan infrastuktur yang sudah direncanakan batal teralaksana akibat refocusing.

Mursil mencontohkan tanggul di Rantaupakam yang sudah jebol sejak setahun lalu butuh penanganan serius untuk menghindari dampak banjir yang lebih besar.

“Tanggul sangat mendesak karena ada empat kampung yang akan berdampak langsung bila banjir, dan tentunya beberapa jembatan dan jalan butuh perhatian karena berhubungan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved