Berita Aceh Timur
Menteri KKP RI Trenggono: Tambak Udang KKP di Aceh Timur Ciptakan Multiplier Effect
Bahkan, keberadaan klaster tambak menciptakan multiplier effect di bidang pariwisata.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Bahkan, keberadaan klaster tambak menciptakan multiplier effect di bidang pariwisata.
Laporan Seni Hendri Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Klaster tambak udang vaname di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil membangkitkan ekonomi masyarakat dan menjadi sarana edukasi budidaya yang modern dan ramah lingkungan.
Bahkan, keberadaan klaster tambak menciptakan multiplier effect di bidang pariwisata.
Menteri Kelautan dan Perikanan Kelautan dan Perikanan (KKP) Ir Sakti Wahyu Trenggono MM,
meninjau langsung klaster tambak udang vaname berkelanjutan di Desa Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur, yang sudah berhasil panen sebanyak 25 ton atau senilai Rp 1,8 miliar beberapa waktu lalu.
Kawasan tambak terdiri atas sembilan petak dengan luasan masing-masing 1.800 meter persegi.
Tambak dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan tandon air.
"Klaster tambak ini Pemerintah bangun untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kesejahteraan masyarakat jadi naik. Target saya, bagaimana indeks kesejahteraannya meningkat 140. Dengan demikian, maka kesejahteraan masyarakat petambak akan meningkat," ujar Menteri Trenggono di lokasi, Selasa (7/9/2021).
Baca juga: Hari Ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Lakukan Kunjungan Kerja ke Aceh Timur
Saat ini, KKP membangun lagi klaster tambak udang vaname di Desa Paya Gajah, Aceh Timur.
Per petak tambak seluas 3.000 meter persegi dengan total sebanyak delapan petak.
Tambak yang dijadwalkan pembangunannya selesai pada November 2021 ini, ditargetkan memproduksi 34,5 ton per hektare per tahun.
Menteri Trenggono menjelaskan, tadinya tambak-tambak tersebut dikelola secara tradisional oleh masyarakat.
Kemudian melalui program KKP, tambak direvitalisasi menjadi tambak udang model klaster dengan produktivitas yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya dan lebih ramah lingkungan.
Melalui program revitalisasi ini, KKP menargetkan peningkatan hasil panen udang vaname dari rata-rata 0,6 ton per hektare menjadi 2 ton per hektare.
Baca juga: Belajar dari Prajurit TNI, Raup Jutaan Rupiah dari Budi Daya Udang Vaname
Ini salah satu strategi KKP, untuk mencapai target produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton per tahun pada 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pejabat-kkp-ri-lainnya-menebar-benih-udang-di-tambak-millenial-di-belakang-isc-idi-rayeuk.jpg)