Minggu, 12 April 2026

Internasional

Pemimpin Oposisi Guinea Dukung Kudeta Militer Terhadap Presiden Alpha Condé

Pemimpin oposisi Guinea, Cellou Dalein Diallo menyambut baik kudeta terhadap Presiden Alpha Condé. Dia menyebutnya sebagai kesempatan untuk awal yang

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pemimpin Oposis Guinea, Cellou Dalein Diallo diarak oleh pendukungnya seusai militer menggulingkan Presiden Alpha Conde di Conakry, Selasa (7/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, CANOKRY - Pemimpin oposisi Guinea, Cellou Dalein Diallo menyambut baik kudeta terhadap Presiden Alpha Condé.

Dia menyebutnya sebagai kesempatan untuk awal yang baru bagi rakyat untuk memperbaiki kehidupan.

Dilansir BBC, Selasa (7/9/2021), Diallo mengatakan tentara telah membuat tindakan bersejarah yang menyelesaikan perjuangan, dimulai oleh kelompok-kelompok pro-demokrasi.

Dia mendesak tentara untuk memastikan rekonsiliasi nasional.

PBB, Uni Afrika, dan badan regional Ecowas mengecam kudeta dengan mengatakan tatanan konstitusional harus dipulihkan.

Mereka juga menyerukan pembebasan Presiden Condé yang terakhir terlihat pada Minggu (5/9/2021) dikelilingi oleh pasukan khusus tentara.

Pemimpin kudeta Kolonel Mamady Doumbouya mengatakan kepada wartawan pemimpin yang digulingkan itu berada dalam tahanan dan aman.

Baca juga: Ibu Kota Guinea Masih Mencekam, Rakyat Sambut Gembira Penggulingan Presiden Guinea

Diallo merupakan penantang utama presiden dalam pemilihan tahun lalu, yang membuat Condé mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga yang kontroversial.

Pemimpin yang digulingkan itu awalnya terpilih pada 2010 dalam transfer kekuasaan demokratis pertama di negara itu.

Meskipun mengawasi beberapa kemajuan ekonomi, dia dituduh memimpin banyak pelanggaran hak asasi manusia dan pelecehan terhadap para pengkritiknya .

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/9/2021), Diallo, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Condé menyebut kudeta sebagai kemenangan rakyat.

"Ini menjadi pertanda kemenangan rakyat, tetapi kegagalan bagi rezim diktator," katanya.

Dia mengatakan pengambilalihan itu menyelesaikan" pekerjaan Aliansi Nasional untuk Partai Alternatif Demokrat dan kelompok pro-demokrasi lainnya.

Pemimpin oposisi mengatakan akan mendukung para pemimpin kudeta dalam perjuangan melawan korupsi dan impunitas.

Dia mendesak mereka untuk bekerja sama membangun demokrasi yang damai di negara ini.

Baca juga: Presiden Guinea Masih Ditahan, Foto di Medsos Belum Diverifikasi Kebenarannya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved