Berita Aceh Barat
Begini Tanggapan Nelayan Pemilik Kapal Korban Tabrakan Kapal Angkut Batu Bara di Perairan Aceh Barat
Ia mengaku menyambut baik jika pihak kapal pengangkut batu bara yang menabrak KM Dek Rita 8 GT miliknya bersedia memperbaiki kapal miliknya itu.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Ia mengaku menyambut baik jika pihak kapal pengangkut batu bara yang menabrak KM Dek Rita 8 GT miliknya bersedia memperbaiki kapal miliknya itu.
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Korban kapal tenggelam akibat tabrakan di perairan Aceh Barat, Nurullah (48) menanggapi kasus ini.
Ia mengaku menyambut baik jika pihak kapal pengangkut batu bara yang menabrak KM Dek Rita 8 GT miliknya bersedia memperbaiki kapal miliknya itu.
Ia mengaku sejak insiden tabrakan tersebut di Perairan Meulaboh Senin (9/8/2021) lalu, hingga kini, pihaknya tidak bisa melaut lagi karena kapal mereka telah rusak.
Nurullah kepada Serambinews.com, Kamis (9/9/2021) mengatakan, jika memang pihak perusahaan berinisiatif membantunya, pihaknya dengan senang hati menerima.
Akan tetapi tentunya bantuan yang diberikan hingga mereka bisa berlayar kembali mencari rezeki di laut.
“Saya akan terima jika pihak perusahan mau membantu kami, tetapi kita harap bantuan yang berikan bisa tuntas, supaya kami dapat mencari rezeki seperti biasanya di laut,” kata Nurullah.
Dikatakannya, bahwa penghidupannya untuk menutupi kebutuhan keluarganya selama ini hanya melalui kapal tersebut yang saban hari mencari ikan di laut untuk bisa mereka jual.
Sementara sejak satu bulan terakhir ini, mereka tidak bisa lagi melakukan aktivitas untuk menutupi kebutuhan keluarganya.
Ditambah lagi biaya pendidikan anak-anak.
Oleh karena itu, ia mengaku sangat menghargai niat baik dari Syahbandar yang akan menginisiasi masalah tersebut.
Namun, kata Nurullah, ia juga meminta pihak Panglima Laot juga dilibatkan dalam persoalan ini agar pihak perusahaan lebih serius menyelesaikan perkara ini.
Kronologis kejadian
Sebelumnya diberitakan kasus ditabraknya KM Dek Rita 8 GT, Senin (9/8/2021) sekira pukul 21.00 WIB sekitar 10 mil dari bibir pantai Meulaboh saat dua nelayan sedang menjangkar akibat angin kencang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nelayan-yang-kapalnya-ditabrak.jpg)