Berita Pidie
Jumlah Warga Pidie Telah Divaksin Mencapai 64.330 Orang, Kadiskes:Jangan Percaya Hoaks
Salah satunya vaksinasi ke Kampus Stikes Universitas Jabal Gafur Sigli, Kamis (9/9/2021).
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Salah satunya vaksinasi ke Kampus Stikes Universitas Jabal Gafur Sigli, Kamis (9/9/2021).
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Data sementara dihimpun Posko Dinas Kesehatan Pidie hingga posisi 30 Agustus 2021 jumlah warga Pidie telah divaksin adalah 64.330 orang.
Jumlah itu diperoleh dari jumlah masyarakat Pidie yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 42.028 dan dosis dua berjumlah 22.302 jiwa.
Selanjutnya total sasaran jumlah masyarakat Kabupaten Pidie yang harus divaksin berjumlah 340.846 jiwa atau baru mencapai 11 persen.
Sementara itu, vaksinasi massal terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Pidie menggandeng TNI/Polri. Salah satunya vaksinasi ke Kampus Stikes Universitas Jabal Gafur Sigli, Kamis (9/9/2021).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K) dihubungi Serambinews.com, Kamis (9/9/2021) mengaku, adanya informasi hoaks menjadi salah satu penyebab masyarakat enggan divaksin.
Meskipun ini menjadi tantangan, tapi pihaknya tetap sigap turun ke sejumlah lokasi publik seperti pasar, sekolah hingga kampus untuk memberikan edukasi dan sosialisasi.
“Hoaks ini penyebabnya kenapa jumlah masyarakat kita enggan divaksin itu adalah berita hoaks. Jangan percaya hoaks," ujar Kadiskes Pidie.
Dia meminta masyarakat tidak dipengaruhi berita hoaks yang disampaikan dari mulut ke mulut tentang vaksin Covid-19, justru membuat warga terpengaruh.
Sehingga membuat masyarakat masih galau untuk mendapat vaksinasi.
Baca juga: Direbut 2 Wanita, Pria Ini Bingung Harus Pilih yang Mana untuk Jadi Istri, Begini Solusi Akhirnya
Baca juga: Murid MIN Diculik Tukang Becak, Korban Selamat Pelaku Sempat Diamuk Warga
Baca juga: Ivan Bakal Suruh Adik Ipar Jual Nasi, Tidak Boleh Minta-minta, Jika Ia Jadi Menikahi Ayu Ting Ting
Program edukasi dan sosialisasi vaksinasi Covid-19 aman, sehat dan halal itu dilakukan pihaknya langsung dengan mengunjungi fasilitas-fasilitas umum, sekolah, kampus-kampus.
Vaksinasi Goes To Campus
Program vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk pencegahan juga dilakukan di Kampus Stikes Universitas Jabal Gafur Sigli, Kamis (9/9/2021).
Rektor Unigha, Prof Bansu Irianto Ansari, M.Pd, menginformasikan ada sekira 300 mahasiswa plus dosen dan staf sudah ditegaskan untuk menerima vaksin.
Ia mengatakan, melalui program Vaksinasi Goes to Campus ini semua warga kampus dapat disuntik vaksin, tidak hanya mahasiswa dosen, staf juga ikut menjalani vaksinasi.
Dengan sudah menjalani vaksinasi maka aktivitas perkuliahan secara normal akan aman dilakukan.
"Kita sudah imbau melalui jaringan pesan grup baik mahasiswa maupun dosen," kata Rektor Unigha Sigli, Prof Bansu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f20210909stikes1.jpg)