Breaking News:

Luar Negeri

Puluhan Juta Warga Afghanistan Mulai Kelaparan, Taliban Minta Bantuan Negara Lain

Kami menginginkan ini untuk rakyat kami, karena rakyat kami, mereka telah banyak menderita karena 20 tahun terakhir dan ini adalah waktu kritis,” kata

Editor: Faisal Zamzami
AFP/Hoshang Hashimi
Para wanita meneriakkan slogan-slogan selama demonstrasi anti-Pakistan, dekat Kedutaan Besar Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Juru bicara Kelompok Taliban, Suhail Shaheen mengakui saat ini Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan dari negara-negara tetanga dan negara-negara di kawasan regional.

Saat ini ada sekitar 30–50 juta warga Afghanistan tengah kelaparan dan membutuhkan bantuan.

“Mereka sangat membutuhkan makanan dan bantuan sesegera mungkin. Orang-orang Afghanistan.

Mereka hidup di bawah garis kemiskinan, jadi ini adalah tantangan dan prioritas bagi kami," ujarnya  dalam sebuah wawancara yang dikutip dari APTN pada Kamis (9/9/2021).

Shaheen menyebut selama 20 tahun belakangan, rakyat Afghanistan telah menderita.

“Kami tidak menginginkan bantuan ini untuk diri kami sendiri.

Kami menginginkan ini untuk rakyat kami, karena rakyat kami, mereka telah banyak menderita karena 20 tahun terakhir dan ini adalah waktu kritis,” katanya.

Selain membutuhkan bantuan kemanusiaan, Taliban juga membuka kerja sama dengan China dalam membangun Afghanistan.

Ia menyebut, menjalin hubungan baik dengan China adalah kebijakan dari Kelompk Taliban.

“Kebijakan kami adalah memiliki hubungan baik dengan China. Ini didasarkan pada kebijakan kami”, ungkah Shaheen .

Baca juga: Dianggap Tak Penting, Taliban Akan Larang Wanita Afghanistan Memainkan Permainan Olahraga

Baca juga: Tujuh Tokoh Kunci Taliban Masuk Kabinet Pemerintahan Baru Afghanistan

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved