1 Jam Bersama Diaspora
VIDEO Tan Sri Sanusi Junid Dalam Kenangan Putranya Akramsyah Muammar Ubaidah
Semasa hidupnya, Tan Sri Sanusi adalah salah satu sosok politikus yang paling dekat dengan mantan orang kuat Malaysia, Tun Mahathir Mohamad.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM – Nama Tan Sri Sanusi Junid terpatri di dalam hati orang Aceh di Malaysia.
Nyaris tak ada orang Aceh di Malaysia yang tak pernah mendengar namanya yang begitu melegenda.
Semasa hidupnya, Tan Sri Sanusi adalah salah satu sosok politikus yang paling dekat dengan mantan orang kuat Malaysia, Tun Mahathir Mohamad.
Berbagai jabatan mentereng pernah disandangnya selama pemerintahan Tun Mahathir Mohamad sejak awal tahun 1980-an.
Tan Sri Sanusi mulai berkarir sebagai pegawai Chartered Bank pada tahun 1963. Saat itu, usianya baru 20 tahun.
Karir politiknya di UMNO Seremban pada tahun 1963 membawanya ke kursi anggota parlemen, hingga beberapa kali pernah menjabat sebagai menteri.
Pada tahun 1996, Sanusi Junid dilantik sebagai Menteri Besar Kedah yang ketujuh.
Ia mengemban jabatan itu sejak tanggal 16 Jun 1996 sampai November 1999.
Pada tahun 2000 hingga 2008, Tan Sri Sanusi Junid menjabat sebagai President of International Islamic University Malaysia.
Namun, berbagai jabatan mentereng itu, tak membuat Tan Sri Sanusi lupa akan asal usulnya.
Bagi Tan Sri, Aceh adalah separuh nafasnya. Negeri ini tak pernah luput dalam pikirannya.
Di tubuhnya mengalir darah ulama pejuang Aceh Tgk Chik Ditiro.
Demikian pula sang Istri, Puan Sri Nila Inangda Manyam Keumala, cucu salah seorang ulama yang juga pejuang, Tgk Muhammad Daud Beureu'eh.
Tan Sri berpulang ke Rahmatullah pada 9 Maret 2018 dalam usia 75 tahun.
Tentu banyak hal yang dapat dipetik oleh generasi muda Aceh dari sosok beliau.