Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Suami & Istri Tersangka Penculikan Siswi MIN 1 Takengon Sudah Rencanakan Aksi Itu Sejak 2 Bulan Lalu

Tersangka pasangan suami istri yang kini ditahan di Mapolres Aceh Tengah ini menyasar anak-anak sekolah untuk keperluan mencari uang.

Penulis: Mahyadi | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Ahmad Arief Sanjayao 

Tersangka pasangan suami istri yang kini ditahan di Mapolres Aceh Tengah ini menyasar anak-anak sekolah untuk keperluan mencari uang.

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Tersangka kasus penculikan siswi MIN 1 Takengon, yakni pria berinisial K (24) dan istrinya W (18), ternyata sudah merencanakan aksi mereka sejak dua bulan lalu.

Tersangka pasangan suami istri yang kini ditahan di Mapolres Aceh Tengah ini menyasar anak-anak sekolah untuk keperluan mencari uang.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Arief Sanjaya, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Jumat (10/9/2021).

“Motif dari aksi mereka masih berubah-ubah. Yang jelas, ada niat untuk bisa dijadikan duit, tapi unsur ke arah perdagangan manusian belum ada,” kata AKP Ahmad Arief Sanjaya. 

Selain itu, tersangka K merupakan seorang residivis yang pernah tersangkut dengan kasus pencabulan dan pernah juga tersandung kasus pencurian dengan kekerasan.

Baca juga: Pecatan TNI Dalangi Penculikan Anak, Batal Minta Tebusan & Pulangkan Korban Gegara Viral di Medsos

Baca juga: Viral Rekaman CCTV Penculikan Anak di Halaman Rumah, Bius dan Masukan Dalam Karung

Baca juga: Terkait Isu Penculikan Anak di Gayo Lues, Ini Hasil Investigasi Polisi

“Hasil perkembangan pemeriksaan terakhir, mereka sudah mencanakan aksi penculikan sejak dua bulan lalu. Sasarannya anak sekolah,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Ahmad Arief Sanjaya, tersangka K dalam melakukan aksinya dibantu oleh sang istri W sehingga keduanya sudah ditetapkan sebagain terangka.

“Dalam melakukan aksinya, tersangka ada juga melakukan penganiayaan dan pelecehan seksual,” papar Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah ini.

Ketika disinggung terkait potensi adanya oknum lain terlibat dalam kasus penculikan itu, Ahmad Arief Sanjaya menuturkan, jika aksi penculikan itu, dilakukan pasangan suami istri K dan W. 

Artinya belum ada pihak-pihak lain terlibat. “Sampai dengan saat ini, pelakunya masih dua orang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang siswi kelas enam berinisial N, dibawa kabur oleh oknum tukang becak motor sepulang dari sekolah, tepatnya pada Senin (6/9/2021) sekira pukul 11.300 WIB.

Korban dan pelaku berhasil ditemukan sehari setelah dilaporkan hilang di kawasan Wih Lah, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved