Internasional
Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi Tegaskan Limbah Masker Sangat Berbahaya, Tidak Bisa Didaur Ulang
Hani Jokhdar, Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi menegaskan limbah masker wajah sangat berbahaya.
SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Hani Jokhdar, Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi menegaskan limbah masker wajah sangat berbahaya.
Dia menyatakan para ahli medis telah mengingatkan masyarakat akan pentingnya membuang masker medis dengan aman.
Jokhdar beralasan agar limbah masker wajah tidak menjadi sumber infeksi virus Corona.
Dilansir Arab News, Kamis (9/9/2021), dia masih menyarankan semua orang untuk memakai masker di ruang tertutup dan terbuka untuk membatasi penyebaran virus.
Tetapi, katanya, sangat penting untuk membuang masker wajah dengan aman dan langsung setelah digunakan.
Baca juga: Peringati Hari Pelanggan, BPJamsostek Langsa Bantu 17.500 Masker ke Satgas Covid-19
Jokhdar menambahkan, sangat disayangkan melihat banyak masker bekas di jalanan, pantai, dan tempat lain sebagai sampah.
“Adalah tanggung jawab sosial setiap orang untuk bekerjasama menjaga masyarakat yang bersih dan aman," harapnya.
Pejabat kesehatan menyarankan masker wajah harus diganti setidaknya sekali sehari dan tidak sering digunakan.
Dia mengatakan menggunakan selama berhari-hari dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Menurut juru bicara Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral, Jarrah bin Mohammed Al-Jarrah, ada sembilan pabrik pembuat masker, memproduksi 2,5 juta sehari.
Baca juga: Sekda Aceh Ingatkan Warga Perketat Protkes, Serahkan 16.000 Masker di Nagan Raya
Maysara Al-Sharif, manajer penjualan di sebuah pabrik masker di Mekah, mengatakan:
“Masker wajah tidak akan pernah dapat didaur ulang karena dapat menjadi inkubator virus Corona.
"Kelonggaran penggunaannya dapat menyebabkan penularan virus ke orang lain."
“Masker wajah tidak seperti persediaan medis lain yang dapat didaur ulang seperti yang dilakukan banyak negara Eropa."
"Negara-negara ini maju dalam operasi daur ulang, tetapi tidak berlaku untuk masker wajah yang dapat menjadi pusat penyebaran infeksi.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/limbah-masker-di-arab-saudi.jpg)