Breaking News:

Dokter Spesialis Ini Ungkap Ternyata Luka Jangan Dibersihkan Pakai Alkohol, Begini Dampaknya

Dokter spesialis luka ini mengungkapkan banyak orang salah kaprah terkait pengunaan alkohol untuk membersihkan luka.

Editor: Mursal Ismail
TribunCirebon.com
Ilustrasi luka diabetes 

Dokter spesialis luka ini mengungkapkan banyak orang salah kaprah terkait pengunaan alkohol untuk membersihkan luka.

SERAMBINEWS.COM - Kebiasaan orang membersihkan luka pakai alkohol karena diyakini akan lebih bersih. 

Tetapi ternyata hal ini salah. 

Setidaknya hal ini disampaikan dokter spesialis luka, Dr Adisaputra Ramadhinara. 

Dokter spesialis luka ini mengungkapkan banyak orang salah kaprah terkait pengunaan alkohol untuk membersihkan luka.

"Alkohol itu hanya boleh terkena kulit. Tetapi kalau luka tidak boleh terkena alkohol," ujar dr Adi dalam kegiatan Hansplast secara virtual, Sabtu (11/9/2021).

Meski tak dipungkuri alkohol dapat membunuh kuman dan bakteri, penggunaan alkohol untuk membersihkan luka dapat merusak kulit bahkan menghambat penyembuhan luka.

"Alkohol betul untuk membunuh kuman bakteri tapi juga bisa merusak jaringan sehat yang diperlukan untuk pembentukan jaringan baru saat penyembuhan lukanya," jelas dr Ari.

Dr Adi menuturkan, alkohol merupakan disenfektan bukan antiseptik, sehingga saat terkena luka maka akan terasa perih.

"Kalau disenfektan membunuh kuman tapi merusak jaringan dan sel-sel sehat. Jangan gunakan alkohol untuk membersihkan luka," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved